Awalnya Dipandang Sebelah Mata


Peran server untuk mengakomodasi kebutuhan semakin dirasakan penting untuk mendukung kinerja, sistem, dan infrastruktur secara keseluruhan. Kini, peran server tak lagi didominasi oleh perusahaan besar, tetapi juga sudah merambah ke berbagai usaha kelas menengah dan juga berskala kecil. Tentu saja kebutuhan tersebut tak hanya menuntut performa yang handal, tetapi juga harga yang semakin terjangkau.

Salah satunya adalah server besutan pabrikan lokal bermerek Rainer. Spesifikasi server Rainer memang nyaris tak berbeda dengan server branded, termasuk dukungan prosesor yang sama oleh Intel Corporation (Intel). Bahkan Manajer IT PT Tempo Inti Media, Handi Darmawan, tak ragu merekomendasikannya. Selain itu, Handi juga mengakui kalau faktor harga yang jauh lebih murah hingga 30% juga ikut menentukan saat memilih Rainer. Sejak sekitar tiga bulan yang lalu, Tempo telah menggunakan dua unit server Rainer tipe rackmount dengan prosesor Xeon 8 Core dan satu unit lainnya tipe pedestial (tower) dengan prosesor Xeon 4 Core. “Dengan budget tahunan yang selalu ditekan setiap tahunnya, server Rainer ini bisa menjadi solusi efisiensi tanpa mengurangi kemampuannya untuk mengakomodasi kebutuhan,” ujar pria yang menangani IT di Tempo sejak tahun 2002.

Dari sisi performa, desain, serta layout infrastruktur di dalamnya, server Rainer memang patut diperhitungkan menjadi server alternatif yang bisa diandalkan. “Awalnya saya sempat memandang sebelah mata. Apalagi selama ini sudah akrab dengan server branded. Sampai ketika unitnya datang, kita lihat juga isinya dengan komponen-komponen yang berkualitas, dan akhirnya server Rainer ini memang layak untuk direkomendasikan,” tambah Handi.

Performa Rainer, diakui Handi, tak kalah dengan server branded. Demikian pula dengan proses instalasi software dan sistem yang sama mudahnya. Handi juga merasa surprise dengan kemampuan Rainer yang merupakan server lokal buatan Indonesia yang mampu bersaing dengan server merek global. “Ini bisa jadi alternatif baru yang bagus bagi IT untuk pengadaan infrastruktur dan sistem informasi yang ada. Walau merek lokal, tapi Rainer ini dengan dukungan Intel dan harga yang kompetitif, termasuk kualitasnya yang oke. Bahkan dalam penggunaannya tidak ada masalah sama sekali,”

Bentuk dan desain server Rainer, secara arsitekturalnya sudah tampil modern seperti server branded pada umumnya. Handi juga mengakui bahwa Rainer merupakan server lokal pabrikan pertama yang digunakannya dan sangat bisa diandalkan. Ibarat pepatah tak kenal maka tak sayang, server Rainer pun kini semakin dipercaya dan bisa diandalkan sebagai server produk pabrikan lokal yang mampu bersaing dengan server branded, termasuk soal harganya yang semakin terjangkau.

Advertisements

Menimbang Antara yang Asli dan Bajakan


Farras Farshal belakangan kerap mengeluh jika komputer yang biasa digunakannya sehari-hari tak lagi memiliki performa sesuai dengan spesifikasinya. Mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok ini memiliki komputer dengan harga yang cukup terjangkau, termasuk software-nya. Sistem operasi bajakan pun diperolehnya secara gratis.

Bagi pengguna awam, umumnya mereka kurang memahami peran software sebagai ruhnya sebuah komputer. Bahkan mereka tak menyadari, tanpa software, komputer tak lebih dari sebuah mesin yang tak bernyawa. Mungkin itulah yang telah dipahami pekerja periklanan Dedy Maryadi yang sejak awal memutuskan menggunakan paduan software berlisensi dan open source untuk komputer di rumahnya. Saat pertama kali membeli komputer, fokus Farras memang terpaku pada harga dan merek saja sesuai dengan isi kantongnya yang terbatas. Sedangkan Dedy yang lebih paham sangat mempertimbangkan faktor spesifikasi hardware mulai dari kapasitas hard disk, kecepatan prosesor atau besar memori yang sesuai dengan kebutuhannya.

Saat ini, software sistem operasi berlisensi yang paling populer adalah sistem operasi Windows (Microsoft) dan Snow Leopard (Apple). Keduanya banyak dipilih karena kemudahan pakai dan dukungan kompatibilitas yang lebih luas. Namun begitu, di Indonesia hanya sebagian kecil saja yang bersedia mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli sejumlah software pendukung berlisensi seperti aplikasi office, games, antivirus, serta aplikasi lain yang dibutuhkan.

Mengapa memilih software bajakan? Salah satu alasan yang paling mengemuka tentu saja soal harga yang jika dibandingkan seperti langit dan bumi. Harga software bajakan bisa didapatkan dengan harga yang sangat membumi alias sangat murah. Bahkan sebagian besar bisa didapat secara gratis! Bandingkan saja dengan aplikasi resmi Microsoft Office yang paket standarnya mulai harga US$150 itu dapat dibeli dalam bentuk DVD bajakannya hanya dengan harga Rp.50.000,- saja. Software sistem operasi seperti Windows pun makin mudah dicari dan menjadi software paling populer. Demikian pula dengan sejumlah aplikasi pengolah multimedia dan game. Dengan harga super murah dan jumlah stok software bajakan yang melimpah, tak heran jika pengguna komputer dari luar Indonesia sempat mengungkap betapa kayanya seorang pengguna komputer di Indonesia yang memiliki banyak software di komputernya. Warga asing tersebut akhirnya memahami kalau Indonesia menjadi surga buat software bajakan.

Tak hanya soal harga yang super murah, popularitas software yang dibutuhkan akan memberikan kemudahan jalannya data dan pertukaran informasi. Aplikasi Microsoft Office merupakan aplikasi yang paling banyak dipakai oleh penguna personal computer, termasuk pada komputer Apple sekali pun dengan Microsoft Office for Mac-nya. Popularitas Mocrosoft memang tak terbantahkan. Tapi ujung-ujungnya keluhan para pengguna tetap sama, yaitu soal harga yang selangit! Walau telah diproduksi secara massal, aplikasi asli yang berlisensi tersebut tetap saja dipatok dengan harga yang bisa dibilang relatif tinggi.

Windows 7, Asli Jauh Lebih Untung


Dengan angka pertumbuhan penggunaan komputer yang berkembang pesat, membuat angka penjualannya juga meningkat. Sementara di sisi lain, berbagai kebutuhan komputasi juga membutuhkan beragam perangkat lunak (software). Ketika memutuskan untuk memiliki sebuah komputer, saat itu pula investasi dimulai. Dengan spesifikasi, fitur, dan sejumlah piranti pendukung yang sesuai dengan kebutuhan, menjadi hal paling mendasar dalam memilih sebuah komputer.

Namun demikian, dengan spesifikasi dan fitur yang canggih, belum tentu bisa mendukung performa dan kinerja yang diinginkan. Software pun memegang peranan penting yang akan ikut menentukan optimalisasi sebuah komputer. Satu hal yang tak kalah pentingnya adalah sistem operasinya, seperti Windows yang dikeluarkan oleh pengembang software Microsoft. Sebagai sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia, Windows memang memberikan kemampuan yang jauh lebih baik dan lebih lama. Salah satu keunggulan menggunakan software asli seperti Windows adalah lebih aman dan memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang menggunakan software Windows versi bajakan. Ya, untuk mendapatkan performa, kehandalan, dan perlindungan yang lebih bagi perangkat komputer, Windows 7 yang asli bisa dijadikan pilihan bijak untuk sistem operasi terbaik.

Dari sisi performa, penggunaan sistem operasi Windows asli akan lebih kecil kemungkinan terjadinya kerusakan sistem atau crash. Bandingkan saja dengan sistem operasi bajakan yang rentan dan kerap dijumpai komponen sitem yang hilang. Demikian pula dengan reliabilitas sistem operasi Windows asli yang jauh lebih handal, terpercaya, dan tentu saja kompatibel dengan berbagai program aplikasi lainnya. Keunggulan sistem operasi Windows asli juga memberikan perlindungan berupa antivirus gratis yaitu Microsoft Security Essentials. Selain itu, sistem operasi Windows asli juga lebih aman dari serangan virus dan malware yang menjadi momok bagi setiap pengguna komputer, termasuk perlindungan terhadap keamanan data-data yang disimpannya.

Dengan berbagai keunggulannya, sudah saatnya penggunaan software asli seperti Windows 7 menjadi pertimbangan utama dalam memilih sistem operasi. Apalagi jika mengingat perangkat komputer sebagai sebuah bentuk investasi yang perlu dijaga performanya agar dapat bertahan lama. Microsfot pun terus meningkatkan komitmennya untuk melindungi konsumen melalui upaya edukasi dengan meningkatkan kesadaran, sekaligus membekali pengetahuan tentang software palsu dan membantu memahami hal apa saja yang harus dilakukan oleh konsumen. Sebagai catatan saja, kini semakin meningkat risiko yang terkait dengan upaya-upaya mendapatkan dan menginstal software palsu, termasuk lewat internet. Risikonya bisa berupa infeksi spyware atau software yang merusak lainnya seperti virus, atau penerimaan kode yang kurang lengkap. Belum lagi beberapa kasus pencurian data kartu kredit yang sempat mengemuka lewat transaksi software secara online yang ternyata palsu.

Upaya Microsoft meningkatkan kesadaran tak hanya kepada pelanggan, penyalur resmi pun dibekali pengetahuan untuk melindungi diri mereka dan memastikan bahwa perangkat lunak mereka berlisensi legal. Untuk itu Microsoft juga terus mengembangkan dan menginvestasikan dalam bentuk teknologi antipemalsuan dan fitur produk yang melindungi hak kekayaan intelektualnya, termasuk memperingatkan konsumen mengenai keberadaan perangkat lunak palsu. Namun demikian, tingkat kesadaran di kalangan pengguna komputer di Indonesia masih terbilang belum cukup tinggi. Pembajakan software pun masih menjadi masalah serius walau dari sisi penegakan hukum terus diupayakan di berbagai daerah di Indonesia. Kebanyakan pengguna komputer di Indonesia masih menempatkan alasan harga yang lebih murah dan berani mengambil risiko menggunakan software bajakan. Ada baiknya kalau pelanggan hendak menggunakan software bajakan, cobalah dipikir-pikir dulu keuntungan dan kerugiannya. Apakah dengan membajak software itu kita sudah menghargai karya orang lain dan menghargai jerih payah dan pikiran manusia? Cobalah bayagkan sejenak, bagaimana jika seorang programmer yang bersusah payah menciptakan software dan baru belakangan mengetahui software-nya dibajak? Jadi sangatlah masuk akal jika mulai menanamkan pemikiran kenapa sebaiknya harus menggunakan software yang 100% asli.

Dengan pemahaman tersebut serta lewat upaya-upaya membekali pelanggan dengan pengetahuan yang cukup memadai, diharapkan pelanggan akan semakin mempertimbangkannya untuk penggunaan jangka panjang. Pelanggan pun akan semakin memahami bahwa software ilegal dan bajakan tidak hanya mengancam seluruh industri software, namun juga bidang industri lain yang menghasilkan produk yang berlandaskan hak kekayaan intelektual. Namun di sisi lain ada hal yang lebih penting lagi. Microsoft lewat produk-produknya yang terintegrasi ingin mengajak para pelanggan menyadari betul keuntungan menggunakan software asli. Mereka akan turut berperan penting dengan menggairahkan industri teknologi informasi yang sehat, sekaligus membangkitkan semangat inovasi karena software asli yang mudah didapat dan menekan pembajakan. Maka ketika ketersediaan akan software asli sudah sedemikian banyak, masyarakat pun akan merasakan keuntungannya dengan lebih mudah dalam mendapatkannya.

Dengan mendidik pelanggan mengenai antipembajakan, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia untuk meningkatkan penegakan hukum, dan investasi di bidang teknologi untuk mempermudah pengenalan dan perlindungan terhadap software palsu, Microsoft akan dapat lebih menjamin bahwa pengguna dan kalangan bisnis dapat menikmati sepenuhnya software berkualitas dengan dukungan secara penuh. Ya, software asli bisa dipastikan akan mampu memberikan keuntungan lebih, khususnya untuk biaya operasional yang lebih rendah. Mau buktinya? Coba saja mulai dengan sistem operasi Windows 7 yang kini hadir menawarkan performa yang lebih mumpuni dari pendahulunya maupun sistem operasi lainnya.