MALU KEPADA HATI


Aku malu

Jika hanya terlihat hitam tanpa ragu

Hanya terbesit pahit yang membisu

Seburuk apa pun, kita tetaplah manusia sebagai mahluk paling berbudi dan berakal

Usia tak tertahan makin dekat dengan kematian

Tapi lisan dan perilaku makin menjauh dari hati dan makin terjal

Makin tajam dan kelabu tak seperti sempurnanya keperempuanan dan kelelakian

Menepilah barang sejenak

Menghirup nafas anugerahNYA

Merasakan nikmat yang tak bisa disekutukan

Untuk makin mendekat menyebut namaNYA

MALU KEPADA HATI

@Curug Nangka, Bogor

16 Feb ’14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s