Pentingnya Gaya Hidup Sehat Demi Kesehatan Jantung


Sangat dianjurkan untuk bergaya hidup sehat demi menjaga kesehatan dari serangan penyakit jantung yang bisa menyerang setiap saat

medical check up

Soal pola hidup (life style), terutama bagi penyuka riding, kerap merasa kesulitan untuk mengontrol asupan, baik makanan maupun minuman. Untuk mengontrol asupan yang berlebihan sebenarnya bisa disiasati atau dikurangi. Hanya saja ketika sudah menikmati hidup yang enak, yang terjadi justru semakin sulit menahannya. Sebagai contoh, jika sudah mengetahui rendang daging itu mengandung kolesterol yang tinggi, tetapi ketika kondisi kita sedang lapar, ternyata kita tidak selalu ingat bahwa rendang itu kolesterolnya tinggi.

Nah, perlu juga diketahui bahwa salah satu penyebab serangan jantung adalah faktor genetik. Itulah sebabnya mengapa masyarakat sangat dianjurkan untuk melakukan medical check up minimal satu kali dalam setahun dan diikuti pemeriksaan darah lengkap setidaknya enam bulan sekali. Perlu juga diingat bahwa dari sekian banyak penyakit jantung, yang paling banyak terjadi dan kerap berujung sudden death adalah penyempitan pembuluh darah. Terjadinya penyempitan pembuluh darah tentu saja tak sekonyong-konyong muncul begitu saja, karena biasanya penyempitan pembuluh darah itu merupakan penyakit kronis yang kerap luput dari perhatian. Penyuka riding pun sering mengabaikannya. Terutama dialami oleh orang yang berpotensi mengalami obesitas, memiliki kadar kolesterol tinggi, hipertensi, dan juga stres.

dr Sigit Tjahyono Sp BMenurut Dr A Sigit Tjahyono Sp B, BTKV (K), MPH-MMH-MMr, ketika usia sudah memasuki lebih dari 35 tahun, tubuh memang terlihat masih aktif dan produktif. Namun bila pola hidup yang dijalankan kurang baik, maka bukan hal yang mustahil jika hal tersebut akan mempengaruhi kesehatan, termasuk kesehatan jantung. “Nah, untuk penyuka riding yang berusia lebih dari 35 tahun, sangat dianjurkan untuk bergaya hidup sehat demi menjaga kesehatan dari serangan penyakit jantung yang bisa menyerang setiap saat,” ujar dokter yang aktif di komunitas Med Docs dan penyuka touring dengan Harley-nya.

Berikut ada sejumlah kiat yang bisa dilakukan penyuka riding, terutama  untuk menjaga kesehatan jantungnya:

Relaksasi

Cobalah untuk selalu berada dalam kondisi rileks. Dengan rileks, tubuh akan lebih mudah mengontrol tingkat stres. Jika sedang menghadapi masalah pekerjaan di kantor atau hal lainnya, upayakan hindari ketegangan dengan tetap tenang dan rileks. Untuk lebih mudah mengontrolnya, cobalah berolahraga untuk membantu memberikan kenyamanan yang lebih baik.

Olahraga

Berolahraga secara rutin memang sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi jantung agar tetap sehat. Dengan melakukan olahraga ringan dan hanya sekitar 15 hingga 30 menit setiap harinya, akan terasa manfaatnya bagi kesehatan jantung.

Asupan sehat

Risiko penyakit jantung dan juga penyakit lainnya bisa dipicu oleh makanan yang banyak mengandung kalori dan dapat meningkatkan kadar kolesterol. Jadi sangat dianjurkan menghindari makanan yang tidak sehat. Mulailah dengan memilih makanan yang rendah kolesterol, mengandung karbohidrat kompleks, dan kaya protein. Hindari pula minuman yang mengandung alkohol dan berkarbonasi.

Istirahat yang cukup

Bagi penyuka riding, sangat dianjurkan meluangkan waktu untuk beristirahat yang cukup. Setidaknya tidur yang cukup selama enam hingga delapan jam setiap malamnya. Jika waktu istirahat (tidur) kurang dari lima jam, akan berpotensi memicu serangan penyakit jantung.

Pentingnya Sarapan

Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk memulai beraktivitas. Di sisi lain, sarapan pagi sangat dianjurkan. Pentingnya sarapan pagi karena mampu memberikan energi bagi tubuh untuk menunjang aktivitas hingga siang hari. Jangan lupa, pilihlah menu sarapan pagi yang baik.

Konsumsi garam dan gula

Saat touring atau berolahraga yang berat, tubuh kita memerlukan energi yang besar dan memerlukan asupan yang baik berupa gula (coklat) yang lebih mudah dicerna menjadi energi. Kondisi tubuh juga banyak kehilangan garam (elektrolit) sehingga harus digantikan dengan minuman yang mengandung kadar elektrolit tinggi.

Bagi bikers penderita sakit gula (diabetes) dan hipertensi, harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

– Pastikan gula darah anda terkontrol, baik dengan obat-obatan yang diminum atau disuntik.

– Lebih dianjurkan touring dengan boncengers atau beramai ramai.

– Sangat diharapkan rekan touring lainnya mengerti penyakit anda dan membawa obat pribadi. Khusus untuk penderita hipertensi, jangan lupa membawa obat pribadi karena setiap obat mempunyai daya kerja yang berbeda.

Nah, bagi siapa pun, termasuk biker, menurut Dr A Sigit Tjahyono, sangat penting untuk merasa bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya sendiri, termasuk dengan membawa obat-obatan pribadi saat riding atau touring. Bahkan bagi yang menderita diare, dampak dari dehidrasi yang dialami saat riding bisa juga mempengaruhi hemodinamik (sirkulasi tekanan darah) yang menjadi pemicu serangan jantung. Bahkan bagi penderita diare akut berusia lanjut bisa juga terkena serangan jantung. “Serangan jantung sendiri merupakan penyakit kronis yang sebenarnya bisa dideteksi sejak dini. Jadi bisa diatasi sebelumnya dengan langkah-langkah pencegahan yang sangat dianjurkan seperti medical check up dan periksa darah lengkap,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s