Basic Life Support, Pertolongan Pertama Saat Terjadi Kecelakaan


Pemahaman dan praktik Basic Life Support ternyata tidak mudah, terutama ketika kita diharapkan bisa memberi pertolongan pada seseorang yang sedang mengalami cedera atau kecelakaan di tempat umum.
first aidKeselamatan di jalan raya merupakan hal yang utama dan tak bisa ditawar. Namun demikian masih kerap dijumpai biker yang menganggap sepele penggunaan body protector saat riding. Alasannya pun klise, yaitu merepotkan dan tidak nyaman. Sesungguhnya body protector dirancang untuk melindungi tulang kering, tulang paha, hingga tulang belakang dan cervical (leher). Jadi mulailah menghargai tulang dengan merawatnya lebih dini untuk menghindari dari patah, degeneratif, osteoporosis, atau penyakit lainnya. Olahraga teratur bisa jadi pilihan gaya hidup sehat.
Berkaitan dengan hal keselamatan, sudah saatnya ada edukasi dan pelatihan Basic Life Support tentang keselamatan, P3K, hingga kemampuan dasar yang benar saat menyelamatkan orang pada peristiwa kecelakaan. Tindakan penyelamatan itu tak bisa dilakukan dengan cara sembarang. Jadi tidak bisa langsung menolong begitu saja tanpa memperhatikan cara yang benar agar tidak menambah penderitaan korban kecelakaan, bahkan bisa mempercepat kematiannya. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan setiap biker atau masyarakat bisa memahami dan mampu memberikan pertolongan tanpa menimbulkan trauma lain atau kematian (do no harm). Setidaknya biker atau pengguna jalan lainnya mampu memahami bagaimana memberikan pertolongan pertama pada seseorang yang mengalami cedera atau kecelakaan di jalan raya atau di lokasi lainnya.
Namun demikian, pemahaman dan praktik Basic Life Support ternyata tidak mudah, terutama ketika kita diharapkan bisa memberi pertolongan pada seseorang yang sedang mengalami cedera atau kecelakaan di tempat umum. Kemungkinan terburuknya, kondisi korban akan bertambah parah atau malah meninggal dunia. Dalam prinsip-prinsip dasar Basic Life Support, kita akan mengetahui cara memberikan pertolongan pertama seperti:
1. Jika melihat korban terjadi pendarahan, segera hentikan pendarahan dengan cara diperban atau dibalut agar aliran darah terhenti.
2. Bagaimana mengangkat korban yang benar jika korban mengalami patah tulang.
3. Bagaimana cara memberi nafas buatan jika korban pingsan sebelum pertolongan medis datang.
4. Bagaimana cara membalut luka korban dengan benar supaya tidak terjadi pendarahan yang lebih parah.
5. Apabila melihat ada korban yang mengalami cidera, sebaiknya mencari bantuan orang lain atau panggil paramedis dan jangan melakukan pertolongan sendiri.
6. Membawa korban dengan menggunakan kendaraan yang nyaman agar luka korban tidak semakin parah.
Selain itu, ada pula pertolongan pertama yang perlu diketahui. Di antaranya adalah Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Critical Thinking pada Kedaruratan, Penanggulangan Shock, Pendarahan dan Fraktur, Penanggulangan Kedaruratan Nafas, Penanggulangan Kedaruratan Jantung. Bantuan Hidup Dasar (BHD), Estrikasi/Stabilisasi (Balut Bidai), dan Evakuasi Gadar (Transportasi). SPGDT merupakan pendekatan sistematis dalam penanggulangan penderita gawat darurat (GD) di tempat kejadian perkara (TKP) dan membawanya ke tempat pelayanan definitif/rumah sakit. Penanggulangan di TKP meliputi cara meminta bantuan, mengontrol pendarahan, memasang balut atau bidai, hingga korban dibawa ke rumah sakit dengan transportasi yang memadai dan aman.
Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau resusitasi jantung-paru Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) merupakan cara pertolongan pertama yang dapat dilakukan pada pasien/korban  yang mengalami fungsi henti jantung-paru agar korban tetap hidup serta kerusakan otak dapat dicegah, sambil menunggu datangnya pertolongan medis. BHD merupakan teknis yang sederhana dan tidak memerlukan peralatan khusus, sehingga dapat dilakukan semua orang dengan hanya sedikit latihan, namun bila dilakukan dengan benar sangat besar manfaatnya bagi pasien/korban dan dapat menyelamatkan jiwa.
Langkah-langkah yang dilakukan dalam BHD, di antaranya; bila seseorang menemukan korban yang tampaknya tidak sadar, hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan apakah korban tersebut betul-betul tidak sadar dengan cara membangunkannya dengan ditepuk, panggil nama, goncangkan perlahan untuk menilai ada respon atau tidak. Bisa juga dengan melihat apakah ada tanda-tanda korban bernafas. Bila pasien ternyata sadar dan ada respon, jangan lakukan BHD, karena hal itu justru akan menyakiti. Bila ternyata tidak ada respon dari korban, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah meminta pertolongan orang lain untuk menghubungi rumah sakit.
Untuk Kedaruratan Jantung, mungkin di antara kita pernah mendengar seseorang yang sebelumnya diketahui sehat, tiba-tiba terjatuh saat sedang bekerja atau sedang melakukan aktivitas olahraga, bahkan kemudian meninggal sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan hal ini, antara lain stroke, serangan jantung, tersedak, sengatan listrik, ataupun overdosis. Perlu juga diketahui adanya dua jenis pendarahan, yakni pendarahan luar dan dalam. Pendarahan luar terjadi pada permukaan luar tubuh. Sedangkan pendarahan dalam pada penderita tidak tampak berdarah.
Basic Life Support sendiri kini semakin banyak digunakan di sejumlah negara dan telah memberikan banyak manfaat. Masyarakat dan juga pengguna jalan menganggap bahwa prinsip-prinsip Basic Life Support ini sangatlah penting, karena dalam keseharian sering terjadi kecelakaan atau musibah di jalan raya. Bisa dibayangkan jika ada salah satu anggota keluarga kita mengalami kecelakaan atau luka berdarah, paling tidak orang yang berada di dekatnya bisa memberi pertolongan pertama sebelum memanggil paramedis atau dibawa ke rumah sakit.
Ok Bro, safe ride!
 
 
*Diolah dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s