Melatih Otot Demi Ketahanan Tubuh


Dengan kinerja yang tinggi, tentu saja otot-otot tersebut perlu dilatih secara rutin agar mampu menunjang aktivitas yang membutuhkan gerak lebih fleksibel sekaligus menghindari cedera otot.

Aktivitas berkendara, khususnya biker, memang membutuhkan kondisi tubuh yang fit agar kebugaran selalu terjaga. Dengan begitu, konsentrasi jadi lebih prima sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama di perjalanan. Bagi biker berusia muda, menurut dr Tedjo Rukmoyo, SpOT, Spine (K), ada tiga olahraga yang dianjurkan dan sangat bermanfaat untuk ketahanan biker, yaitu bersepeda, renang, dan jogging. “Bagi biker yang berusia lebih tua atau berusia lanjut, cukup berlari-lari kecil bisa dilakukan secara rutin. Walau begitu masih ada yang mampu melakukan jogging dan renang,” ujar spesialis bedah tulang belakang ini.

Menurutnya, aktivitas berkendara yang tidak diikuti dengan aktivitas olahraga, sangat rentan berdampak pada ketahanan tubuh. Terkadang punggung atas dan yang lebih sering punggung bawah bisa mengalami pegal. Demikian pula dengan bahu, khususnya pada lengan atas kiri dan kanan yang kerap terasa pegal. Yang perlu diwaspadai juga adalah penggunaan helm jangka panjang yang bisa berefek pada otot leher belakang. Juga dengan otot paha bagian depan yang kerap bergerak untuk manuver, termasuk menahan beban sebagai penyangga sepeda motor saat hendak parkir, berhenti, atau ketika akan memulai perjalanan.

Dengan kinerja yang tinggi, tentu saja otot-otot tersebut perlu dilatih secara rutin agar mampu menunjang aktivitas yang membutuhkan gerak lebih fleksibel sekaligus menghindari cedera otot. Olahraga ringan seperti bersepeda, jogging, dan renang akan sangat membantu membiasakan melatih gerakan otot. Aktivitas olahraga tersebut sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin, setidaknya tiga kali seminggu. Secara perlahan, efeknya akan terasa pada kebugaran. Tubuh pun tak lagi mudah capai, tidak mudah sakit, dan lebih fit. “Kalaupun tidak bisa secara rutin, selain tiga jenis olahraga tersebut, sangat dianjurkan melatih gerakan otot-otot tersebut sejak tiga minggu hingga satu bulan jelang touring. Otot-otot pun akan menjadi semakin kuat, semakin besar, dan tentu saja gerakannya akan semakin terlatih,” kata pria yang akrab disapa Yoyok sekaligus menjadi Ketua Med Docs Yogyakarta Chapter.

Bagi biker yang masih berusia muda, bisa dimulai dengan gerakan pertama berupa push up yang bisa dilakukan melalui beberapa tahapan. Tak perlu push up seperti karateka, tetapi gunakan bar sebagai pegangan tangan untuk menyangga lengan seperti gerakan push up biasa dengan tumpuan kaki pada jari-jari kaki. Bisa juga dengan posisi kaki diangkat. Tapi ingat, gerakan ini cukup berat sehingga hanya dianjurkan dilakukan oleh biker muda. Bagi yang jarang berolahraga dan memiliki perut agak buncit, bisa melakukan push up yang lebih mudah dengan menggunakan lutut sebagai penyangga kaki. Bagi yang berusia lanjut pun masih bisa melakukan push up dengan bantuan dinding sebagai penyangga. Jika merasa mampu, lakukan dengan posisi tubuh membentuk sudut kemiringan yang lebih besar terhadap dinding. Namun jika dirasa berat, posisi tubuh bisa disesuaikan dengan membentuk sudut kemiringan yang lebih tegak terhadap dinding.

Ada pula gerakan vital bagi biker dengan bantuan alat berbentuk roda berdiameter 20 hingga 25 sentimeter dengan pegangan tangan di bagian kiri dan bagian kanannya. Gerakan ini menjadi gerakan utama. Diawali dengan posisi seperti hendak merangkak dengan lutut sebagai penyangga kaki serta kedua tangan memegang alat tersebut. Secara perlahan punggung dan pinggul diturunkan bersamaan dengan gerakan tangan yang menjalankan roda alat tersebut ke arah depan hingga posisi perut mendekati lantai. Lalu gerakan dilanjutkan dengan menarik kembali alat tersebut sambil mengangkat punggung dan pinggul hingga kembali ke posisi semula. Gerakan ini vital karena memberikan latihan secara bersamaan bagi otot-otot pada lengan bawah, lengan atas, bahu, leher, punggung, pinggul, perut, hingga otot paha bagian depan.

Selajutnya adalah gerakan ketiga yang akan melatih otot leher dan otot bahu bagian atas. Gerakannya cukup mudah karena hanya memposisikan tubuh berdiri dan memutar tangan dengan gerakan putaran ke belakang dengan radius agak lebar. Gerakan ini sangat bermanfaat untuk otot leher dan sangat dianjurkan untuk dilakukan saat beristirahat di tengah perjalanan jauh. Manfaatnya adalah untuk mengembalikan kondisi otot leher bagian belakang agar tetap fleksibel setelah bekerja dalam posisi statis menahan beban helm dan memegang setang kemudi.

Gerakan keempat adalah back up dengan melatih otot punggung. Perlu lebih hati-hati melakukannya, khususnya bagi biker yang pernah sakit pinggang dan usia yang sudah tidak muda lagi. Diawali dengan meletakkan kedua tangan membekap pipi dan telinga dan dilanjutkan dengan mengangkat posisi badan dan kepala ke atas. Bagi yang mampu, bisa juga dilakukan dengan variasi yang lebih berat dengan cara menggantungkan badan dan kepala di tepi meja atau tempat tidur dan mengangkat badan sambil menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri.

Gerakan selanjutnya adalah squatting. Diawali dengan posisi berdiri dengan lengan membekap pipi dan telinga dan posisi kaki agak terbuka. Secara perlahan lutut diturunkan membentuk sudut 90 derajat, pinggul di tekuk dan seperti posisi hendak duduk. Dilanjutkan dengan menaikkan tubuh ke posisi semua dan dilakukan berulang naik turun. “Gerakan ini bermanfaat untuk menahan beban Harley dan manfaatnya serupa dengan gerakan jogging. Gerakan ini juga sangat baik untuk kesehatan jantung, paru-paru, dan sirkulasi darah,” ujar dr Yoyok. Menurutnya, seluruh gerakan tersebut sangat dianjurkan dilakukan secara bertahap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s