Honda Spacy Hadir dengan Konsep “Helm in” yang Lega


Belakangan, R & D Honda juga menemukan semakin banyaknya pengguna sepeda motor yang membutuhkan sepeda motor jenis skutik dengan keleluasaan dalam hal desain dan juga kemampuan membawa barang bawaan.

Semakin semaraknya pasar sepeda motor jenis skuter matik, membuat pilihan konsumen semakin leluasa menentukan pilihannya. Dan sang raja skutik baru di Indonesia, Honda, seakan tak ingin berhenti memberikan pilihan baru yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pihak Research and Development (R & D) Honda pun mencoba memenuhi ekspektasi konsumen lewat sejumlah survey yang dilakukan terhadap pengguna sepeda motor di Indonesia. Pada umumnya, sepeda motor di Indonesia merupakan alat transportasi yang paling praktis dan ekonomis. Praktis karena memiliki kemampuan mobilitasnya yang tinggi, termasuk kemampuan menembus kemacetan lalu-lintas di perkotaan. Dengan kepraktisannya, sepeda motor juga mampu membawa sejumlah barang bawaan. Sementara nilai ekonomisnya lebih ditunjang oleh konsumsi bahan bakar yang hemat serta biaya perawatan yang murah.

Belakangan, R & D Honda juga menemukan semakin banyaknya pengguna sepeda motor yang membutuhkan sepeda motor jenis skutik dengan keleluasaan dalam hal desain dan juga kemampuan membawa barang bawaan. “Kita kerap melihat pengendara sepeda motor mengalami kesulitan ketika harus membawa helm lainnya untuk pembonceng. Itulah yang akan diakomodir,” ujar Yusuke Hori, President Director PT Astra Honda Motor, saat peluncuran produk barunya Honda Spacy, di Jakarta, Rabu, 4 Mei 2011.

Ya, Honda telah meluncurkan produk skutik terbarunya, Honda Spacy, dengan konsep “helm in” yang serbaguna dituangkan dalam desain bagasi yang luas dengan kapasitas 18 liter, terluas di antara semua skutik di pasaran. Karena luasnya, bagasi Honda Spacy mampu menampung helm jenis full face. Menurut Yusuke Horui, dengan tampilan yang modern dan elegan, Honda Spacy diyakini akan menjadi produk skutik global Honda yang disukai pengguna sepeda motor di Jepang dan Eropa, termasuk pula konsumen di wilayah ASEAN. Selain itu, Honda Spacy menjadi produk global pertama yang diproduksi dan diluncurkan di Indonesia.

Pihak AHM sangat optimis dengan berbagai keunggulan dan keunikan fitur Honda Spacy. Menurut Johannes Loman, Excecutive Vice President AHM, skutik Honda terbaru ini akan diterima dengan baik oleh konsumen. “Honda Spacy akan menciptakan tren baru di segmen motor skutik di tanah air. Kami berharap produk ini akan semakin memperkuat penetrasi di segmen AT,” ujar Johannes Loman.

Desain Honda Spacy memang memberikan keleluasaan saat berkendara dan membawa barang. Honda Spacy memiliki keseimbangan terbaik antara kenyamanan berkendara dan efisiensi bahan bakar. Honda telah melakukan beberapa perubahan terhadap mesin empat langkah Honda Spacy yang berpendingin udara. Akselerasinya mampu menggapai jarak 200 meter dalam 13,5 detik dengan kecepatan puncak 90 kilometer per jam. Menariknya, dengan kemampuan tersebut, Honda Spacy masih mampu menghemat bahan bakar dengan konsumsi 41 kilometer per liternya berdasarkan metode uji coba ECE R40. Itu berarti dengan volume tangki bahan bakar berkapasitas lima liter, terbesar di kelasnya, Honda Spacy mampu menempuh jarak sekitar 200 kilometer tanpa harus menambah isi bahan bakar. Bahkan dalam kecepatan stabil 50 kilometer per jam, Honda Spacy mampu menembus jarak 67 kilometer untuk setiap liter bahan bakarnya. Hasil tersebut membuatnya lebih hemat dibandingkan dengan pendahulunya, Honda Beat.

Selain itu, konsumen juga akan merasakan produk global berstandar dunia dengan harga yang wajar dan terjangkau. Honda Spacy berpelek jari-jari dibanderol Rp 11,750 juta dan tipe pelek racing Rp 12, 550 juta, keduanya harga on the road di Jakarta. Harga yang diberikan AHM untuk Honda Spacy memang sama persis dengan Honda Beat. Namun pihak AHM sendiri memiliki keyakinan bahwa walau dilepas dengan harga yang sama, baik Honda Spacy maupun Honda Beat tidak akan saling “berperang”. Honda Spacy dan Honda Beat memiliki konsep desain yang berbeda.

Dengan konsep modern dan elegan, Honda Spacy akan membidik konsumen yang lebih menginginkan skutik yang fungsional dan sangat cocok bagi keluarga muda. Sementara Honda Beat yang tampil sporti lebih ditujukan buat konsumen kawula muda. Itu pula yang menjadi alasan mengapa AHM lebih memilih pasangan Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair sebagai duta Honda Spacy. Bahkan aksesorisnya pun sudah tersedia.

Saat sesi uji coba di lapangan parkir barat Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, posisi pengendara dengan Honda Spacy dalam kondisi berhenti, pijakan kaki ke tanah terasa lebih nyaman. Bagi yang bertubuh pendek pun tak perlu khawatir. Apalagi kontur joknya yang lebih lebar membuat posisi duduk menjadi lebih nyaman, termasuk saat berboncengan dan perjalanan jauh. Desain setangnya terbilang pas dan jemari pun mudah menjangkau tuas starter, sein, klakson, rem, maupun fitur brake lock. Sementara spidometernya tampil modern dengan panel indikator yang mudah dibaca.

Saat standar samping dinaikkan, kunci pada posisi ON dan gas diputar, raungan mesin terdengar halus dan responsif. Sesuai dengan regulasi baru, lampu utama pun otomatis langsung menyala (automatic headlamp on). Akselerasi pun terasa lebih cepat. Dek untuk pijakan kaki pengendara terasa lebih lega dan nyaman. Gerak lutut pun tak lagi terkendala. Dan saat memasuki tikungan, posisi Spacy yang harus agak miring tetap mudah dikendalikan dan respon kendalinya cukup lumayan untuk kembali ke posisi normal. Hanya saja saat menikung harus diperhatikan sudut kemiringannya jangan terlalu ekstrim untuk menghindari side stand (standar samping) bergesekan dengan aspal. Pengereman pun tak luput dicoba. Dengan rem cakram berpiston tunggal di depan dan tromol di belakang, daya penghenti laju bekerja dengan baik.
___________________
Spesifikasi:
Panjang x lebar x tinggi: 1.841 x 660 x 1.094 mm
Jarak sumbu roda: 1.256 mm
Jarak terendah ke tanah: 128 mm
Berat kosong: 97 kg (untuk pelek jari-jari dan pelek racing)
Tipe rangka: Tulang punggung
Tipe suspensi depan: Teleskopik
Tipe suspensi belakang: Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran ban depan: 80/90 – 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang: 90/90 – 14 M/C 46P
Rem depan: Cakram hidrolik, piston tunggal
Rem belakang: Tromol
Tipe mesin: 4 langkah, SOHC
Sistem pendinginan: Pendinginan dengan kipas
Diameter x langkah: 50 x 55 mm
Volume langkah: 108 cc
Perbandingan kompresi: 9,2:1
Daya maksimum: 8,54 PS/8.000 rpm
Torsi maksimum: 0,82 kgf.m/6.000 rpm
Kopling: Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter: Pedal dan elektrik
Busi: ND U24EPR9, NGK CPR8EA-9
Kapasitas tangki bahan bakar: 5,0 liter
Kapasitas minyak pelumas mesin: 0,7 liter pada penggantian periodik
Transmisi: Otomatis, V-Matic
Karburator: VK22 x 1
Aki: 12V-3A.h (tipe MF)
Sistem pengapian: DC-CDI, digital

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s