Yamaha Xeon, Kasta Tertinggi Skuter Matik Yamaha


Sebagai pemimpin pasar di kelas skuter matik, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia tampaknya tak rela jika tahtanya direbut kompetitor. Upaya serius itu pun diwujudkan dengan meluncurkan produk skuter matik Yamaha Xeon. Lewat Xeon, YMKI optimis akan mampu meningkatkan angka penjualan dengan menaikkan targetnya hingga 25 persen hingga akhir tahun 2010. Bahkan Presiden Direktur YMKI Dyonisius Beti mengungkapkan bahwa bulan Mei akan dijadikan momentum mengawali target penjualan skuter matik sebanyak 1,5 juta unit yang meningkat dari tahun 2009 di angka 1,2 juta unit.
Dengan tagline Xtraordinary Performance, YMKI memposisikan Yamaha Xeon sebagai kasta tertinggi di antara jajaran skuter matiknya yang sebelumnya hanya dihuni oleh Yamaha Mio dan Yamaha Mio Soul. “Yamaha memang unggul lewat Mio yang sejak diluncurkan tahun 2003 telah terjual 4 juta unit. Namun pasar Mio berbeda dengan Xeon yang ditujukan bagi anak muda yang butuh show off terhadap kecepatan dan style. Jadi ada sesuatu yang baru di Yamaha Xeon,” ujar Dyon.
Yamaha Xeon, lanjut Dyon, telah mengadopsi teknologi balap motor yang dimiliki Yamaha berupa DiASil Cylinder dan Forged Piston yang sebelumnya sudah digunakan pada Yamaha V-ixion dan Yamaha Jupiter MX. Bahkan YMKI mengklaim telah mengujinya sejauh 100 ribu kilometer dengan hasil kondisi mesin masih mulus. Yamaha juga menyematkan sensor posisi pada throttle di Xeon sehingga selain efisien dalam hal konsumsi bahan bakar, akselerasinya juga lebih baik karena disesuaikan dengan bukaan karburator dan putaran mesin. Demikian pula dengan piranti liquid cooled yang mampu mempertahankan kestabilan suhu mesin hingga 23% lebih rendah jika dibandingkan mesin sejenis yang tanpa liquid cooled. Namun saat dikonfirmasi, Dyon belum bisa memberikan data akurat seberapa hemat konsumsi bahan bakar Xeon. Ya, selama ini konsumsi bahan bakar skutik Yamaha, baik Mio maupun Mio Soul, memang kerap dikeluhkan agak boros oleh para pengguna skuter matik. Walau begitu, Dyon tetap optimis Xeon akan mampu terjual 300 ribu unit hingga akhir tahun.
Dengan kemampuan tenaga yang 20% lebih besar dari Mio yang menyandang mesin 115 cc, Xeon diyakini lebih efisien dengan bodi yang lebih ringan dan disertai teknologi mesin terbaru di jajaran skuter matik Yamaha. Walau Dyon menyebutnya sebagai lompatan inovasi Yamaha, tampaknya Xeon akan langsung berhadapan dengan pesaing utamanya Honda Vario Techno CBS. Dari catatan AISI, hingga Maret 2010, Yamaha dengan duet Mio-nya masih menjadi pemimpin pasar skuter matik dengan pangsa pasar sebesar 53 persen dan dibayangi dengan ketat oleh Honda yang meraih 41 persen lewat Vario, Beat, dan Vario Techno CBS.
Dalam acara peluncuran Yamaha Xeon yang berlangsung di Plaza Senayan tersebut, YMKI membuat terobosan dengan melakukan peluncuran secara online di tiga kota sekaligus, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Denpasar, diikuti dengan telekonferensi dengan media setempat, Tak hanya sampai di situ, terobosan YMKI lainnya adalah menyediakan layanan online pemesanan unit Yamaha Xeon yang dimulai Jumat, 30 April 2010 pada pukul 16.00 hingga berakhirnya program ini tanggal 10 Mei 2010, pukul 16.00. Layanan online ini merupakan layanan pertama di Indonesia untuk penjualan sepeda motor dan mobil yang sementara hanya melayani konsumen di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar.
Yang menarik dari layanan indent online tersebut, dari 200 unit yang disediakan, 100 pemesan pertama berhak mendapatkan Yamaha Xeon dengan special custom painting yang merupakan edisi terbatas tanpa perlu menambah biaya. Keistimewaannya, striping pada unit special custom painting akan memancarkan cahaya saat malam hari dengan warna eXclusive white, eXciting blue, eXotic green, eXtravagant red, dan eXpressive black. Dan untuk mendapatkannya, calon konsumen cukup mengklik website resmi Yamaha di http://www.yamaha-motor.co.id/xeon sekaligus bisa mendapat informasi video trailer, brosur online, dan sepesifikasi produk. Layanan indent online ini, menurut GM Pemasaran dan Motorsport YMKI, Bambang Asmarabudi, tak lepas dari pertumbuhan teknologi komunikasi yang mampu memberi banyak kemudahan dan mampu berjalan seiring dengan penjualan yang dilakukan oleh jaringan Yamaha di seluruh Indonesia. “Di negara maju, penjualan online sudah sangat banyak. Dan itu akan memberikan kemudahan bagi konsumen seperti di Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas. Juga memudahkan kami untuk memonitor inden dan penjualan,” ujar Bambang Asmarabudi.
Yamaha Xeon dibanderol Rp 15,5 juta (on the road Jakarta). Soal harga, pihak YMKI menjamin bahwa harga produk Yamaha tidak akan mengalami kenaikan hinga Lebaran tahun ini. Lonjakan harga bahan baku, termasuk mulai merangkak naiknya harga baja dunia, diyakini akan ikut mengerek harga sebagai langkah penyesuaian. “Kenaikan bahan baku tidak bisa kita bebankan kepada konsumen secara langsung. Tapi saya jamin sampai Lebaran nanti tak akan ada kenaikan harga. Dan dengan positioning harga tersebut, kami yakin bisa bersaing dengan kompetitor,” jelas Dyon lagi.
Soal tampilan, desain bodi Yamaha Xeon terkesan lebih membulat dan sudut-sudut tajamnya tak terlalu menonjol jika dibandingkan dengan Honda Vario Techno CBS yang digadang-gadang menjadi pesaing terberatnya, atau Suzuki Skydrive 125 cc dengan bodi gambotnya. Satu hal yang mencolok dari Yamaha Xeon adalah logo X berdesain fituristik pada batok setang kemudi yang dipadu dengan sepasang lampu senja. Desain speedometernya terlihat futuristik dan key shutter-nya dilengkapi pembuka bagasi. Terdapat lima pilihan warna Xeon, yakni biru, putih, hitam, hijau, dan merah. Dengan keunggulan kapasitas mesin 125 cc dan berpendingin cairan, Yamaha Xeon bisa dipastikan akan mengedepankan performa dengan tenaga maksimum 8,05 kW pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 10,10 Nm/7.000 rpm. Sementara Honda Vario Techno CBS yang hanya mengusung mesin berkapasitas 110 cc dan juga berpendingin cairan, lebih mengandalkan fitur keamanan seperti Combi Brake System, side stand switch, dan parking brake lock.
Secara tersirat, Dyonisius Beti langsung menunjuk kompetitor yang akan dihadapi Yamaha Xeon. “Kompetitor hanya ganti baju tapi tidak mengganti mesin. Sedangkan kita ganti baju sekaligus ganti mesin,” kilah Dyon. Kita lihat saja bagaimana pertarungan Yamaha Xeon menghadapi pesaingnya yang sudah lebih dulu hadir. Dan jika harus memilih, Anda akan pilih yang mana?

3 thoughts on “Yamaha Xeon, Kasta Tertinggi Skuter Matik Yamaha

  1. oke jg neh. Mahal gak nih sperpatnya? Susah gak kira2 nyari sperpatnya? Spek sih oke. Asal jgan boros kaya mio aja dah, bakal Mantep nih xeon.

  2. Kalau soal boros, dari ketiga produsen asal Jepang, produk skutik Yamaha memang diakui berbagai pihak/konsumen sebagai yang paling boros dibanding Honda dan Suzuki. Soal spare part, rasanya cukup mudah didapat di bengkel resmi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s