Minerva Sachs R 150 VX Tak Lagi Mengekor Desain Kompetitor


Akhirnya PT Minerva Motor Indonesia (MMI) meluncurkan produk terbarunya Minerva Sachs R 150 VX, sekaligus berupaya menjawab tantangan dengan desain yang total baru. Ya, dengan produk barunya tersebut MMI mencoba menggerogoti pasar sepeda motor Indonesia, khususnya di kelas sport. Harapan Minerva cukup beralasan mengingat prtumbuhan pasar sepeda motor tahun ini diperkirakan mampu menembus 6,5 juta unit. “Jika tahun lalu kami mampu menjual 49 ribu unit, maka dengan prediksi pertumbuhan tersebut wajar jika kami berharap akan ada peningkatan penjualan,” ujar Presiden Direktur MMI Kristianto Goenadi di sela peluncuran Minerva Sachs R 150 VX di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, akhir April lalu.
Minerva Sachs R 150 VX memang mengalami perubahan total dibandingkan pendahulunya yang disebut-sebut mengekor desain milik kompetitor pabrikan asal Jepang. Perubahan total tersebut bisa dilihat mulai dari desain bodi secara keseluruhan walau masih mengadopsi konsep full fairing. Kristianto pun menambahkan bahwa MMI telah bekerja sama dengan rumah desain otomotif Migelli di Inggris untuk mendesain Minerva Sachs R 150 VX. “Frame-nya benar-benar baru. Perubahan juga terjadi di sektor mesin yang kini sudah mengadopsi advanced balancer shaft yang mampu meredam getaran mesin. Bahkan tenaganya pun bertambah menjadi 13,5 PS,” ungkap Kristianto.
Dengan diameter dan langkah torak 61 x 49,5 mm, Minerva Sachs R 150 VX menghasilkan tenaga sebesar 13,5 PS yang mampu diraih pada putaran mesin 9.500 rpm dan dibantu dengan pendingin oli (oil cooler). Dan itu berarti ada penambahan tenaga yang cukup signifikan dibandingkan pendahulunya yang hanya 12,5 PS dan kerap dikeluhkan memiliki getaran mesin yang cukup tinggi. Torsi maksimumnya mencapai 10,5 Nm/7.000 rpm. Namun tak hanya dapur pacu saja yang dibenahi, desain bajunya pun berubah total. Dimulai bagian haluan yang menggunakan dua lampu utama bertipe proyektor yang bisa difungsikan secara bergantian. Lampu seinnya pun juga sudah mengadopsi tipe LED. Sementara untuk bagian kaki depan, Minerva Sachs R 150 VX sudah mengaplikasi peredam kejut tipe upside-down yang diyakini lebih mumpuni. Sementara untuk kaki belakang sama seperti sebelumnya yang menggunakan tipe monoshock yang sangat membantu menjaga kestabilan saat bermanuver atau melibas tikungan. Sedangkan untuk piranti pengereman tetap mengandalkan piringan cakram dengan piston ganda di roda depan dan piston tunggal di roda belakang. Demikian pula dengan ban tipe tubeless (tanpa ban dalam) yang membalut kedua velg racing-nya, serta desain muffler baru berkelir silver yang lebih sporti dengan logo Minerva.
Salah satu fitur terbaru yang melekat di sosok motor sport ini adalah speedometer digital yang mengesankan motor sport yang tampil lebih modern. Desain tangki bahan bakar berkapasitas 12 liternya juga ikut dipoles. Tampilannya semakin menggoda dengan desain jok terpisah bertingkat antara pengendara dan pembonceng, berikut handle belakang kiri dan kanan yang juga terpisah. Sementara pada bagian buritan, desain baru lampu rem dan dan seinnya dipadu dengan spatbor yang futuristik.
Rumah desain Migelli yang bermarkas di Inggris memang telah dikenal sebagai perancang desain kendaraan sport kelas dunia. Kristianto pun mengaku kalau Minerva sudah bekerjasama dengan Migelli dan Sachs untuk kesempurnaan rancang bangun produk-produk terbarunya di masa mendatang. Sedangkan Sachs dikenal sebagai produsen sepeda motor asal Jerman yang telah berdiri sejak tahun 1886.
Soal kemampuan Minerva dalam merebut pasar sepeda motor, khususnya di kelas sport, tahun 2009 lalu MMI mengklaim berhasil meraih angka penjualan 49.800 unit lewat beberapa produk di antaranya seperti Migelli 250 r atau sport matik Minerva Sachs GTR 150. Sementara hampir 60% dari total raihan penjualan disumbangkan oleh Minerva R 150 yang tahun ini berubah total menjadi Minerva Sachs R 150 VX dan produk sport berkapasitas 250 cc yang menyumbang 30%. “Ya, Minerva Sachs R 150 VX ini menjadi produk terbaru pertama di antara beberapa produk yang akan diluncurkan tahun ini,” ungkap Deputy Division Head Sales and Marketing MMI, Apong Arfiansyah. Walau begitu, Apong mengelak untuk mengungkap produk lainnya yang akan dirilis MMI berikutnya.
Pihak MMI pun semakin percaya diri dan memasang target penjualan tahun 2010 sebanyak 66 ribu unit. Apalagi pada triwulan pertama (Januari-Maret) tahun ini MMI mengaku telah menjual 16.836 unit. Dan khusus untuk Minerva Sachs R 150 VX, MMI mematok angka 30 ribu unit akan terjual hingga akhir tahun. Untuk itu, MMI pun melakukan pengembangan jaringan yang menelan biaya sekitar Rp 14,5 miliar yang diinvestasikan untuk standarisasi diler-diler eksekutifnya yang akan mencapai 110 diler pada akhir tahun 2010. Demikian pula dengan manisnya penjualan skuter matik yang ikut menggoda MMI untuk meramaikan persaingan. “Tunggu saja ya. Jika tak ada halangan, akhir tahun ini kami akan luncurkan model skuter matik Minerva,” tambah Kristianto memberi isyarat.
Sejumlah jurnalis dan undangan sempat berharap dapat menjajal kemampuan Minerva Sachs R 150 VX. Sayangnya, saat uji coba, lahan yang disediakan sangat terbatas. Padahal di area JIExpo, Kemayoran, termasuk lahan ideal untuk uji kemampuan. Alhasil, unjuk kemampuannya pun jauh dari maksimal dan tiga unit Minerva Sachs R 150VX hanya bisa diajak berputar yang panjang satu putarannya tak lebih dari 100 meter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s