Daihatsu Xenia-Matic, Saatnya Beralih ke Matik


Dalam iklim persaingan bisnis otomotif yang semakin ketat, tak pelak kualitas produk, fitur terkini, dan layanan menjadi garda terdepan untuk merebut hati konsumen. Di lain sisi, konsumen pun semakin kritis dengan kebutuhannya, termasuk soal fitur unggulan dan yang tak kalah pentingnya adalah soal harga yang terjangkau. Itulah sebagian hasil riset yang telah dilakukan oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sejak awal 2008 lalu yang berujung diluncurkannya varian matik Daihatsu Xenia di Taman Menteng, Jakarta, Rabu (18/11) pekan lalu.

Boleh jadi, Daihatsu Xenia-Matic kini menjadi target sebagai mobil keluarga yang memiliki fitur unggulan berupa transmisi otomatik, sekaligus sebagai pendatang baru di kelas low multi purpose vehicle. Apalagi dengan banderol mulai Rp 139,7 juta (on the road Jakarta), diyakini akan mampu menarik minat konsumen. Sejak pertama kali diperkenalkan lima tahun yang lalu, Daihatsu Xenia memang menjadi andalan ADM. Dan itu berarti adanya kepercayaan konsumen terhadap produk Daihatsu yang harus diapresiasi oleh ADM.
Lewat Daihatsu Xenia-Matic, ADM memberikan sensasi kemewahan dan kenyamanan berkendara dalam berbagai kondisi jalan raya. “Dengan Xenia-Matic, berkendara pasti lebih menyenangkan,” ujar Sudirman MR, Vice President Director ADM. Melihat perkembangan kondisi lalu lintas di sejumlah kota besar di Indonesia, tingkat kepadatannya membuat kebutuhan dan pengetahuan terhadap teknologi kendaraan juga meningkat. Demikian pula dengan kebutuhan terhadap kendaraan bertransmisi otomatik yang sejak awal dekade terakhir semakin diminati. Belum adanya kendaraan keluarga bertransmisi matik dengan harga terjangkau bisa jadi membuat sebagian konsumen berharap segera direspon oleh pabrikan.

Daihatsu Xenia-Matic mengadopsi konsep dasar Xenia sebagai kendaraan keluarga best value yang membanggakan. Daihatsu Xenia 1.3 Xi A/T yang memiliki kapasitas dapur pacu 1.300 cc, VVTi DOHC, sama dengan versi manualnya, diyakini mampu mendukung performanya di berbagai kondisi jalan. Transmisi otomatiknya mengaplikasi tipe gate shift lever yang mudah terbaca, akurat, dan aman dalam penggunaannya. Perjalanan bersama keluarga pun akan selalu menjadi momen yang menyenangkan. Apalagi konsumsi bahan bakarnya yang diklaim 1:11 terbilang irit di kelasnya. Itu dibuktikan saat ADM melakukan uji coba berkendara Jakarta-Bandung yang membawa tujuh penumpang. Dengan berbagai kondisi yang dilalui, performa Daihatsu Xenia-Matic memang bisa diandalkan.
Daihatsu Xenia-Matic, walau tak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan versi manualnya, namun ADM menyediakan opsional menarik. Dengan memilih Daihatsu Xenia-Matic full aksesoris, konsumen cukup menambah tak lebih dari enam juta rupiah untuk mendapat tambahan fitur seperti mud guard, chrome grill, console box, arm rest, door trim, alarm, dan alloy wheel 14 inchi. Khusus transmisi otomatik yang disandang Daihatsu Xenia-Matic, pihak ADM masih mengimpornya langsung dari Jepang.
Dengan pilihan seperti itu, tak salah jika ADM menyasar kaum muda atau keluarga muda yang menginginkan kenyamanan, fitur lengkap, dan tentunya harga yang terjangkau. Secara keseluruhan, Daihatsu Xenia-Matic diharapkan bisa memberikan kontribusi angka penjualan di kisaran 500 unit setiap bulannya. Sehingga target penjualan semua tipe Xenia secara total bisa mencapai 5.000 unit setiap bulannya. “Jika kondisinya sudah stabil, diperkirakan 250 sampai 300 unit bisa dijual setiap bulannya,” ujar Suparno Djasmin, Chief Executive Officer (CEO) Daihatsu Sales Operation. Apa yang diungkapkan Suparno menyiratkan adanya ceruk pasar yang akan dilayani ADM lewat varian Daihatsu Xenia-Matic. Itu pula yang menjadi alasan dipilihnya akhir tahun sebagai momentum peluncurannya seiring dengan peningkatan permintaan pasar setiap jelang akhir tahun.
Soal harga pun, pihak ADM mematok harga yang kompetitif sebagai strategi untuk menguasai pasar. Sekedar pembanding, harga yang ditawarkan untuk Xenia-Matic lebih rendah jika dibandingkan saudara kembarnya, Avanza. Yang membedakan di antara keduanya adalah Xenia memiliki varian 1.000 cc sedangkan Avanza memiliki varian 1.500 cc. Tak hanya dari dapur pacu, kelengkapan fiturnya pun berbeda. Baik Xenia maupun Avanza sejak awal memang dirancang untuk mengisi segmen pasar yang berbeda. “Kami tidak ingin dua mobil yang setipe ini saling memangsa. Oleh karena itu, Astra memberikan batasan yang jelas mana pasar yang dilayani Daihatsu maupun Toyota,” ujar Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra.
Bagi ADM, bisa dipastikan Xenia masih akan menjadi andalan Daihatsu untuk mendongkrak pasar tahun depan. Hal itu menjadi lebih realistis melihat angka penjualan Xenia tahun ini yang ikut membuat pabrikan berlogo huruf “D” ini tetap menancapkan posisinya di posisi kedua setelah Toyota. Dengan varian baru Daihatsu Xenia-Matic yang menawarkan tujuh warna pilihan menarik, selain kenyamanan berkendara yang lebih optimal, konsumen pun akan mendapatkan sebuah kendaraan yang memiliki best value dan kebanggaan tersendiri. Matik getu lho!

Semua foto: S. Dwiyanthoputra
Foto transmisi: PT Astra Daihatsu Motor

2 thoughts on “Daihatsu Xenia-Matic, Saatnya Beralih ke Matik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s