Yang mungil dan tetap sporti


Dengan kepadatan lalu-lintas kota-kota besar di Indonesia, kebutuhan akan kendaraan penumpang yang lincah, responsif, dan tentu saja hemat bahan bakar, menjadi sangat penting. Dengan karekteristik konsumen di Indonesia yang cukup unik, tak heran jika kendaraan yang fashionable menjadi pilihan yang paling digemari, khususnya di kelas low-MPV dan citi-car.

Beberapa kendaraan yang menjadi favorit konsumen di kelas low-MPV memang saling sikut untuk merebut pasar dengan harga perunitnya di bawah Rp. 150 juta. Sebut saja Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Swift, Chevrolet Aveo, KIA Pride, atau Hyundai New Getz. Belum lagi Daihatsu muncul meramaikan persaingan dengan Sirion yang menyandang mesin berkapasitas 1300 cc. Walau mengusung mesin lebih kecil, kehadiran Sirion cukup mendapat respon positif dari pasar.Tampaknya Sirion akan meneruskan kesuksesan Daihatsu Charade, sekaligus menutupi kebuntuan Daihatsu Ceria yang imut-imut. Ditambah dengan kehadiran pemain baru Proton dengan dua modelnya Savy dan Neo yang cukup mengairahkan dan sama-sama mengusung mesin 1.200 cc.

Kelas low-MPV yang satu tingkat di atas citi-car memang menjadi salah satu sasaran ATPM untuk meraup untung. Dari data Gaikindo, sebanyak 8 269 unit telah diraih Honda Jazz dalam kurun waktu Januari-Juli 2007. Sementara Toyota Yaris ada di peringkat kedua dengan 4.932 unit dan Suzuki Swift sebanyak 2.318 unit di peringkat ketiga. Daihatsu Sirion yang diluncurkan sejak April 2007 telah melepas 980 unit dan langsung menyalip beberapa merek yang sudah muncul lebih dulu. Sebagai primadona, tentunya setiap ATPM akan terus mendorong penjualan melalui strategi promosi dan peningkatan fitur-fiturnya.

Kelas citi-car sendiri yang sudah padat, tampaknya mencoba mendulang untung dari ketatnya persaingan di kelas low–MPV. Dengan bermain di bawah harga yang ditawarkan low-MPV, mobil-mobil seperti KIA Picanto, Hyundai Atoz, dan Suzuki Karimun Estilo mencoba membidik segmen yang kurang lebih sama dengan kelas low-MPV, yaitu kawula muda atau keluarga muda yang pertama kali memiliki mobil baru. Walau terbilang sebagai citi-car, namun teknologi maupun fitur yang disandang cukup memenuhi selera konsumen. Demikian pula dengan kehadiran Chery QQ dari Indomobil yang berkapasitas 800 cc dan telah menjual lebih dari 500 unit pada semester pertama tahun 2007.

Kelas low-MPV maupun citi-car boleh dibilang dihuni oleh mobil-mobil mungil. Namun kemungilan itu disiasati dengan jitu lewat sentuhan sporti seperti velg racing maupun beberapa bagian eksterior maupun interiornya, termasuk kelengkapan fitur yang menjadi tuntutan konsumen. Ya, tampil mungil dan tetap sporti. Tampaknya kiat itulah yang dilakukan untuk mengangkat penjualan produknya. Sejumlah ATPM sejak beberapa tahun terakhir juga telah menyediakan aksesoris body kit untuk eksterior maupun interior yang diyakini akan mampu mendongkrak tampilan aslinya. Kehadiran aksesoris versi pabrikan (original) pada kenyataannya mulai diserap pasar yang selalu bergerak mencipta tren dalam penampilan. Salah satu kelebihan aksesoris versi pabrikan adalah jaminan kualitas dan sesuai dengan produknya. Kelebihan lainnya, tentunya soal harga yang umumnya lumayan lebih mahal daripada aksesoris selain versi pabrikan.

Honda Jazz tetap memimpin

Kemunculan Honda Jazz sendiri sebenarnya bisa dibilang sebagai langkah cerdik setelah PT Toyota Astra Motor (TAM) menghentikan produksi Toyota Starlet yang sempat menjadi primadona di masanya. Jazz langsung memimpin angka penjualan karena direspon konsumen dengan sangat antusias. Beberapa merek lain seperti Hyundai Getz, KIA Pride, serta Chevrolet Aveo mencoba mengadu nasib di kelas yang sama. Barulah ketika TAM meluncurkan Toyota Yaris dan Indomobil menggelontorkan Suzuki Swift, persaingan di kelas ini menjadi semakin sengit. Namun Jazz memang bukan lawan tangguh yang sepadan dan semakin kokoh di puncak. Sosoknya yang fashionable, sangat digemari oleh kaum muda, termasuk wanita aktif. Sementara Suzuki Swift yang boleh dibilang tak kalah menariknya dengan Jazz maupun Yaris, merapatkan barisan untuk menduduki posisi ketiga. Salah satu daya tarik Suzuki Swift adalah modelnya yang lebih atraktif dan fitur paling lengkap di kelasnya.

Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2007 lalu, Honda telah meluncurkan koleksi terbaru Honda Jazz yang tampil dengan warna Brilliant White Pearl. Walau hanya face-lift seperti turning signal lamp di kedua spionnya, namun penampilan Honda Jazz terbaru tetap memikat. Khusus untuk Honda Jazz, warna baru ini juga tersedia dalam edisi spesial Honda Jazz Rocks 3 yang memiliki dua pilihan gaya, yaitu sporty dan stylish. Honda Jazz Rocks 3 hadir dengan interior berbahan kulit, konsol tengah dari karbon, serta velg 17 inchi dengan dua desain berbeda masing-masing untuk model sporty dan stylish. Honda juga menghadirkan mobil Honda Jazz Spiderman 3 Special Edition yang diluncurkan berbarengan dengan peluncuran film Spiderman 3.

One thought on “Yang mungil dan tetap sporti

  1. Skarang mh honda jazz dh da yg bru R.S mesin i-vtec,, tp gw lbih suka suzuki swift,, desainnya sporty and cocok buat ngebut,balapan… Hhe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s