Era Baru Telkom


Sebagai pelopor layanan telekomunikasi di Indonesia, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-153 pada 23 Oktober 2009 lalu, Telkom telah mengubah identitas perusahaannya yang berbasis pada layanan Telecommunication, Information, Media, dan Edutainment (T.I.M.E.), sekaligus sebagai portfolio bisnis yang baru. Sepanjang sejarah berdirinya Telkom, diawali dengan beroperasinya layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Batavia (Jakarta) dengan Buitenzorg (Bogor), 23 Oktober 1856. Transformasi kali ini menjadi yang terbesar, mengingat selain secara fundamental, juga dilakukan secara menyeluruh dan mengintegrasikan empat aspek dasar perusahaan, yaitu bisnis, infrastruktur, sistem dan model operasi, serta human resources. Demikian pula dengan perubahan dari separate provider menjadi single provider yang sudah menjadi gaya hidup masa depan.

Perubahan mendasar juga dilakukan untuk meningkatkan citra perusahaan bagi seluruh stakeholder-nya, sekaligus perubahan portfolio bisnis, positioning, value, tagline, dan corporate identity. Demikian pula dengan budaya (culture) baru berupa komitmen, spirit, promise, product and service quality, serta service culture yang sama sekali baru. Telkom pun telah menetapkan 10 Strategic Initiative yang mengacu pada strategi defense the legacy and grow the new wave, serta strategic objective yang mencapai 60% industry revenue pada rahun 2014 nanti.

Inilah momentum bersejarah Telkom saat memasuki era baru bisnisnya. Apalagi Telkom menjadi satu-satunya perusahaan berbasis layanan T.I.M.E. di Indonesia. Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, transformasi tersebut sejalan dengan positioning baru Telkom “life confident” berupa lima nilai baru yaitu Expertise, Empowering, Assured, Progressive & Heart. Demikian pula dengan tagline “the World in Your Hand” (menggantikan Committed 2U) yang bermakna pada keahlian dan dedikasi Telkom untuk mendukung bergam kebutuhan pelanggan. Mulai dari jaringan internet cepat Speedy, layanan televisi berbayar Telkom Vision. hingga penunjang gaya hidup era digital melalui Indonesia Digital Community (Indigo) yang memberikan kesempatan bagi kreator digital Indonesia dan mengembangkannya.

Kini, jumlah pelanggan TelkomGroup lebih dari 100 juta, dengan rincian 80 juta pelanggan telepon seluler, 13,8 juta fixed wireless access, 8,7 juta telepon kabel, 900 ribu pelanggan Speedy, serta sekitar 400 ribu pelanggan televisi berbayar Telkom Vision/Yes TV. Telepon rumah pun tetap akan dioptimalkan sebagai sebuah kebanggaan keluarga di Indonesia.

Transformasi dan perubahan corporate identity pada tahun 2009 ini bisa disebut sebagai transformasi Telkom fase II yang dimulai pada tahun 2002. Saat itu Telkom memasuki peta bisnis baru yang kompetitif dan bertransformasi menjadi Customer Centric Company dan perusahaan InfoCom. Selanjutnya, di bawah pimpinan Rinaldi Firmansyah, Telkom berubah menjadi T.I.M.E Company, dengan menumbuhkan bisnis new wave di satu sisi, sambil tetap mengoptimalkan dan mempertahankan bisnis tradisional berbasis legacy.

Dengan tagline terbarunya, TelkomGroup terus berupaya memberikan komitmen terbaiknya dalam melayani pelanggan di tingkat korporasi maupun rumah tangga. TelkomGroup akan terus bergandengan tangan bersama seluruh rakyat Indonesia untuk meraih cita-cita menggengam dunia dengan memberikan karya-karya terbaik yang dimiliki Telkom.

“The World in Your Hand“.

One thought on “Era Baru Telkom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s