Bupati Muara Enim H. Kalamudin D, SH, MH: Meningkatkan Kemampuan dan Kemandirian Daerah


Program Gerbang Serasan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sebenarnya telah dimulai sejak H. Kalamudin D, SH, MH, menjabat sebagai wakil bupati pada periode sebelum terpilih menjadi Bupati untuk periode 2003-2008. Gerbang Serasan (Gerakan Pembangunan Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Bumi Serasan Sekundang) merupakan program strategis Pemkab Muara Enim  dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.

Program yang telah berjalan lebih dari lima tahun tersebut terbukti mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Muara Enim. Namun demikian, Kalamudin D sebagai pencetus program tersebut, tak mau gegabah untuk menargetkan dan memberikan penilaian keberhasilan yang telah dicapainya. Padahal sejumlah kabupaten di Indonesia telah mempelajari dan menerapkannya. Keberhasilan Gerbang Serasan diharapkan dapat menjadikan Kabupaten Muara Enim sebagai kabupaten yang mampu meningkatkan pelayanan dan pendapatan masyarakatnya.

 

Sejauh mana Anda melihat potensi keberhasilan dari program Gerbang Serasan yang bahkan sempat dipelajari dan diterapkan oleh daerah lain?

Dari hasil evaluasi, ternyata yang paling berhasil adalah dari sektor peternakan yaitu ayam pedaging. Untuk sektor perkebunan belum ada hasil karena belum ada pengembalian. Berikutnya adalah sektor perikanan. Gerbang Serasan merupakan salah satu kebijakan daerah untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Para petani pun diberikan pinjaman modal dengan bunga yang sangat rendah.

Saya sempat bertanya kepada salah satu bupati di Sulawesi Tenggara yang telah menjalankan program yang hampir sama dengan Gerbang Serasan. Ternyata mereka telah datang ke Muara Enim untuk melakukan studi banding.

Dengan program Gerbang Serasan, Pemkab Muara Enim telah meletakkan pondasi yang kuat dalam pemberdayaan masyarakat. Bisakah diperkirakan kapan target keberhasilan itu akan dicapai?

Saya tidak bisa menjawab soal target dari program ini, karena kita selalu tetap berusaha. Jika memang ada pertumbuhan, kita akan pacu terus peningkatannya. Kita juga tidak bisa membatasi karena jika program ini memang diminati, tentu akan banyak yang datang ke sini.

Bagaimana dengan sumber dana bantuan yang diberikan kepada masyarakat?

Program Gerbang Serasan memanfaatkan dana bergulir yang dipermudah agar beban masyarakat tidak berat. Terutama bagi mereka yang benar-benar punya keinginan untuk meningkatkan pendapatannya. Program ini, selain memberikan pinjaman modal, juga diberikan bimbingan dan penyuluhan dengan menempatkan petugas penyuluhan lapangan, pelatihan, pembentukan koperasi, dan kelompok-kelompok tani. Dengan demikian, ke depannya diharapkan di wilayah tersebut akan menjadi sentra usaha. Pemerintah sebagai fasilitator melalui aparatnya harus memiliki keikhlasan dan kebesaran hati untuk terus memberikan dorongan. Bahkan bila perlu dibantu carikan pemasaran dan jalur distribusinya, atau bahkan pemerintah yang membelinya.

Dan satu hal yang perlu diingat adalah bahwa program ini bukan untuk profit pemerintah, tapi sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Dengan jumlah kredit sebesar Rp. 31.549.752.700,-, apakah sudah sesuai dengan target dan sasaran?

Sebenarnya dana guliran tersebut sangat diminati oleh masyarakat dengan permintaan yang terus meningkat. Namun kita perlu membatasi dan memberikan pengertian kepada ,masyarakat bahwa Gerbang Serasan merupakan pilot project yang berupaya memberikan penyadaran kepada masyarakat luas bahwa dengan bekerja sungguh-sungguh akan menciptakan lapangan pekerjaan dan pendapatan keluarga.

Dengan luas lahan 62,9% untuk pertanian, apa yang menjadi daya tarik investor?

Dalam rangka proses otonomi daerah dan pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan, sudah banyak investor yang masuk di sektor perkebunan dengan pola inti plasma 50:50. Kita pun memberikan kemudahan untuk iklim investasi di sini. Pemkab juga telah mendirikan perusahaan daerah. Juga dalam pendirian PLTU, kita mendapatkan saham 10%. Itu semua untuk meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menunjang program Gerbang Serasan. Demikian pula dengan potensi geothermal yang berada di dua lokasi, satu milik Pertamina dan satu lagi diupayakan menjadi kerjasama antara pemkab dan pihak swasta.

Dengan keberhasilan program Gerbang Serasan, bagaimana Anda melihat prospeknya di masa mendatang?

Sebenarnya keinginan saya adalah bersinergi dengan BUMN dalam mengembangkan potensi perkebunan kelapa sawit dan karet dengan melakukan peremajaan. Artinya, walaupun sudah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, ternyata masih banyak pula yang perlu diberikan bantuan.  Yang pasti, kita akan terus membenahi dan mengkaji program tersebut dengan terlebih dahulu mengauditnya. Setidaknya program ini berjalan sesuai dengan misinya yaitu menjalankan pemerintahan yang baik. Juga meningkatkan kemampuan dan kemandirian daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Jadi, berikan juga kesempatan bagi perusahaan daerah untuk ikut berpartisipasi. Dan yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan ketahanan budaya.

One thought on “Bupati Muara Enim H. Kalamudin D, SH, MH: Meningkatkan Kemampuan dan Kemandirian Daerah

  1. Pingback: Bupati Muara Enim H. Kalamudin D, SH, MH: Meningkatkan Kemampuan dan Kemandirian Daerah « Ringkeh's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s