Pengumpan:
Tulisan
Komentar



Teknologi SKYACTIV diyakini sebagai alternatif bagi kendaraan yang tidak menggunakan teknologi hybrid dan elektrik, namun tetap menghasilkan fungsi ramah lingkungan dan rendah konsumsi bahan bakar.

Dalam gelaran Tokyo Motor Show 2011, teknologi ramah lingkungan menjadi salah satu acuan utama dalam produk-produk yang dipamerkan. Begitu pula dengan Mazda yang terus melakukan pengembangan tiada henti. Bahkan saat ini Mazda telah mampu menarik perhatian melalui teknologi mesin terbarunya, SKYACTIV. Teknologi SKYACTIV diyakini sebagai alternatif bagi kendaraan yang tidak menggunakan teknologi hybrid dan elektrik, namun tetap menghasilkan fungsi ramah lingkungan dan rendah konsumsi bahan bakar. Bahkan teknologi mesin SKYACTIV, kini menjadi bahan diskusi dan analisa para ahli di dunia, walau awalnya sempat diragukan sejumlah pihak.
Keberhasilan Mazda tersebut tentu saja dicapai setelah melalui proses jangka panjang, disertai upaya yang tak mengenal lelah, termasuk spirit yang yang dicanangkan Mazda untuk menyikapi setiap tantangan. Mazda yang berdiri di Hiroshima sejak 1920 dengan nama Toyo Cork Kogyo Co. Ltd., mengawali produksinya lewat truk roda tiga pada tahun 1931. Usai dihantam bom atom, Mazda langsung bangkit membangun kembali infrastruktur di pabriknya. Momentum penting pun dicatat Mazda ketika pada tahun 1960 mulai memproduksi mobil berpenumpang. Pada saat bersamaan, Mazda juga mulai melakukan pengembangan mesin rotary, salah satu basis sistem penggerak Mazda yang melegenda hingga kini.
Satu dasawarsa kemudian, Mazda kembali menorehkan catatan perjalanan produk otomotifnya yang diekspor ke Amerika Serikat. Torehan tersebut sekaligus membuktikan kualitas Mazda yang sejajar dengan produsen otomotif dunia lainnya. Teknologi mesin rotary pun mulai menarik perhatian lewat Capella RX-2, Savanna RX-3, dan Savanna RX-7. Amerika Serikat dikenal sebagai negara produsen otomotif yang ketat, bahkan untuk menerima produk mobil dari luar Amerika Serikat yang berkualitas sekalipun. Pada era 1980-an, Mazda mulai meningkatkan produksinya dan semakin berkembang sebagai pabrikan otomotif dunia. Selain memproduksi mobil secara massal, Mazda sempat merilis mobil sport Mazda 787B yang mengandalkan mesin rotary yang legendaris. Hasilnya, Mazda787B menjadi juara di balap ketahanan Le Mans 24 Hours.
Selain memproduksi mobil dengan performa tinggi, Mazda juga mulai mengembangkan produk yang ramah lingkungan dan didukung oleh teknologi yang friendly. Sejak tahun 2000, Mazda telah meletakkan landasan penting pada setiap produknya lewat konsep Zoom-Zoom, termasuk pengembangan SKYACTIV. Salah satu produknya, Mazda Demio 13-SKYACTIV atau lebih dikenal dengan Mazda2, terbukti telah menuai penghargaan khusus pada Japan Car of the Year 2011-2012. Dengan teknologi baru SKYACTIV-G 1.3 bermesin bensin, Mazda2 mampu menggapai rasio kompresi yang tinggi, 14.0:1. Mazda2 juga telah mengadopsi teknologi Mazda i-stop idling stop system dan transmisi CVT. Hasilnya, konsumsi bensin menjadi lebih efesien dan mampu menempuh hingga 30 kilometer untuk setiap liter bahan bakar.
Kehadiran New Mazda CX5 yang ikut memeriahkan ajang Tokyo Motor Show 2011, ternyata juga diikuti dengan kabar gembira bagi peminatnya di Indonesia, menyusul pernyataan resmi terkait dengan rencana peluncurannya di Indonesia. Tepatnya 2 Desember 2011 lalu, PT Mazda Motor Indonesia (MMI) secara resmi mengumumkan akan meluncurkan All New Mazda CX-5 di Indonesia pada tahun depan. All New Mazda CX-5 merupakan compact crossover SUV yang mengimplementasikan terobosan baru Mazda berupa teknologi mesin SKYACTIV yang dipadu dengan prinsip desain ‘KODO – Soul of Motion’.
All New Mazda CX5 sebenarnya sudah muncul pertama kali September lalu pada Frankfurt Motor Show 2011. Menurut Keizo Okue, Presiden Direktur MMI, sebagai generasi pertama produk Mazda yang mengadopsi teknologi SKYACTIV secara menyeluruh, All New Mazda CX-5 memang dirancang sebagai kendaraan yang menyenangkan dan tentu saja membanggakan bagi pemiliknya. Melalui tim pengembangannya, Mazda memberikan perhatian serius pada bentuk, performa, fungsi, dan tekstur dan didukung pengalaman yang menyenangkan yang terjadi antara pemilik dan kendaraannya. Selain itu, desain ergonomisnya, termasuk sejumlah elemen penting lainnya juga mendapat perhatian serupa untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. “Inovasi produk yang luar biasa disertai dengan stylish design, merupakan langkah kunci Mazda untuk menarik perhatian pelanggan. Karenanya di tahun 2012, MMI akan menghadirkan All New Mazda CX-5 dengan harapan dapat meningkatkan standar industri dan ekspektasi pasar terhadap kendaraan yang sesuai dengan kondisi dan situasi di Indonesia,” ujar Keizo Okue.
Teknologi SKYACTIV yang digunakan secara menyeluruh pada All New Mazda CX-5 memang ditujukan untuk efisiensi penggunaan bahan bakar, sekaligus memperbaiki kualitas emisi yang dihasilkan. Walau begitu, performanya tak mengurangi kesenangan pengemudi dan penumpang saat berkendara. Demikian pula dalam hal keselamatan pada setiap produk kendaraan Mazda yang memang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan. Soal performa, para mekanik Mazda selalu berupaya untuk meningkatkannya ketika berkendara, berbelok dan berhenti, termasuk visibility dan pengoperasiannya. Selain performa, All New Mazda CX-5 juga mengadopsi SKYACTIV-BODY yang ringan dan kokoh, serta memiliki tingkat keamanan yang luar biasa ketika terjadi tabrakan. Terbukti, All New Mazda CX-5 mampu meraih meraih top rating di setiap uji tabrakan yang dilakukan di seluruh dunia.
Menurut Keizo Okue, All New Mazda CX-5 merupakan terjemahan visi Mazda terhadap masa depan yang dihadirkan saat ini. Setidaknya, pencapaian tersebut merupakan salah satu aktualisasi prinsip Zoom-Zoom dari Mazda yang berkelanjutan. Di sisi lain, Mazda juga turut mengedepankan wujud kepeduliannya terhadap lingkungan yang beriringan dengan elemen ‘fun to drive’ sebagai DNA Zoom-Zoom itu sendiri. “Kami berharap dapat mengajak pengemudi di Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengantisipasi perubahan iklim, seraya tetap menjaga kesenangan dalam berkendara,” katanya

Foto: Tokyo Motor Show dan Mazda Motor Indonesia

Salah satu daya tarik pengunjung di ajang Tokyo Motor Show 2011 adalah tampilnya sejumlah mobil konsep. Dengan bentuk yang unik, bahkan futuristik, kemunculannya kerap menjadi ajang pertarungan teknologi antarpabrikan mobil dunia. Hemat energi dan ramah lingkungan menjadi tema yang diusung pada mobil konsep di Tokyo Motor Show 2011. Dengan tema “Mobility Can Change the World”, TMS berupaya menawarkan solusi untuk berbagai masalah dunia yang muncul saat ini seperti kerusakan lingkungan, keselamatan, dan makin berkurangnya sumber energi. Peserta terdiri dari 14 pabrikan otomotif Jepang dan 21 pabrikan otomotif di luar Jepang seperti Parancis, Inggris, Jerman, Austria, Swedia, Italia, Kanada, Korea Selatan, dan Taiwan.

Mazda
Mazda menghadirkan mobil konsepnya, Mazda Takeri. Kemunculan pertamanya di TMS langsung mencuatkan desain baru Mazda, “KODO – Soul of Motion”. Takeri (dalam bahasa Jepang bermakna ‘laki-laki’) sudah mengadopsi teknologi Mazda SKYACTIV-D yang menghasilkan mesin diesel bersih, serta i-stop idling stop system dan sistem pengereman regenerasi pertama i-ELOOP (Intelligent Energy Loop) yang mampu menghemat konsumsi BBM hingga 10 persen. i-ELOOP akan mulai digunakan pada mobil Mazda pada tahun 2012.

Honda
Lewat mobil konsep Honda EV-STER, Honda mencoba menampilkan desain dinamis dan gaya yang inovatif, termasuk performa yang mumpuni. EV-STER disebut-sebut sebagai calon generasi baru dari electric small sports concept. Sebagai mobil listrik untuk dua penumpang, EV-STER menggunakan gerak roda-belakang. Berat kendaraan berkurang berkat penggunaan bahan karbon sehingga mampu menempuh jarak hingga 160 km. EV-STER bisa dimodifikasi pada besaran output motornya dan dilengkapi pengaturan pada suspensi sesuai karakter pengendaraan yang diinginkan.

Nissan
Dengan bentuk unik, futuristik, dan berdimensi ultracompact, mobil konsep Nissan Pivo 3 menempatkan posisi pengemudi di tengah. Dengan mengandalkan tenaga listrik, Pivo 3 yang memiliki radius putar kurang dua meter ini dibekali sistem pintar Automated Valet Parking yang mampu menurunkan pengemudi dan penumpangnya dan membiarkannya sistem perkirnya bekerja dan bisa memberi komando lewat ponsel.

Toyota
Pabrikan terbesar Jepang, Toyota, menghadirkan produk konsep Toyota Fun-Vii yang dirancang komunikatif berfitur internet dan memberi kesenangan berkendara. Lewat Fun-Vii, Toyota mencoba mengintegrasikan orang, mobil, dan sosial. Dua mobil konsep Toyota lainnya adalah Toyota FCV-R dan Toyota FT-EV III. FCV-R merupakan mobil konsep berbahan bakar hidrogen yang rencananya akan dipasarkan secara komersial pada tahun 2015. Sedangkan FT-EV III yang berbasis Toyota iQ bentuknya mungil dan bertenaga listrik. FT-EV III akan mulai dijual tahun 2012.

Daihatsu
Daihatsu D-X jadi salah satu mobil konsep kompak yang mengusung konsep unik, karena kemampuannya untuk berubah sesuai dengan keinginan pemiliknya layaknya bunglon. Tampil bergaya roadster, D-X bisa berubah menjadi hatchback, crossover, bahkan mobil balap, cukup dengan melepas beberapa bagian bodi. D-X pun menjadi salah satu andalan bagi Daihatsu di TMS. Desainnya futuristik dengan atap terbuka layaknya mobil sport. Mobil dua pintu ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.275 mm, serta jarak sumbu 2.230 mm. Mesinnya dua silinder berkapasitas 660 cc turbo bertenaga 60 hp dan berpenggerak roda depan.

Volkswagen
Salah satu peserta dari Eropa adalah Volkswagen. Pabrikan asal Jerman ini menghadirkan mobil konsep Volkswagen Cross Coupe, mobil hybrid berpenggerak empat roda yang memadukan desain SUV dan coupe empat pintu, serta mesin TSI direct injection turbo berdaya 265 PS. VW menyebut desainnya sebagai modular transverse matrix (MQB). Dengan dimensi 4.345 mm, Cross Coupe lebih panjang dari Golf, tapi lebih pendek dari Tiguan. Dengan lebar 1.868 mm dan tinggi 1.523 mm, Cross Coupe berada di antara keduanya. Jarak sumbu roda yang panjang dan jarak pijak roda yang lebar, serta ground clearance tinggi, Cross Coupe diyakini handal di medan off-road.

Suzuki
Suzuki Regina menjadi mobil konsep Suzuki berbentuk mungil yang menyasar pasar global. Desainnya retro modern dengan unsur-unsur futuristik, termasuk pada bagian fender belakang yang menutup sebagian ban. Interiornya juga futuristik dengan panel-panel model layar sentuh pada konsol tengah. Kabinnya didominasi warna hijau mulai dari tampilan layar pada konsol, kursi, hingga lantai. Konsepnya adalah kendaraan hemat bahan bakar minyak dan rendah emisi berkat bobot ringan dan aerodinamika yang sangat mumpuni. Suzuki Motor Corporation mengklaim konsumsi BBM Regina 32 km/liter dengan emisi CO2 70 gr/km.

Foto: Tokyo Motor Show

TMS memang diharapkan menjadi salah satu panggung otomotif bergengsi yang setiap tahunnya selalu berupaya menjadi ajang pabrikan dunia untuk menafsirkan teknologi masa depannya.

Sebagai pameran mobil terbesar di Asia, Tokyo Motor Show 2011 boleh jadi akan membawa imajinasi terhadap mobil masa depan. Menginjak usia pamerannya yang ke-42 tahun ini, TMS mencatat sejarah baru dengan pindahnya lokasi pameran dari dari Makuhari (Messe, Chiba City) ke Big Sight, Tokyo. Gelaran tahunan ini yang berlangsung sejak 30 November hingga 11 Desember 2001 itu diwarnai oleh suguhan sejumlah pabrikan tuan rumah yang atraktif meracik teknologi terkini yang semakin ramah terhadap lingkungan.
Boleh jadi pula TMS 2011 berupaya mengubah dunia lewat aplikasi teknologi hijau yang akan mencerminkan mobilitas di masa depan. Dengan teknologi hijau pula, diharapkan produk kendaraan masa depan, termasuk sepeda motor, akan semakin memudahkan mobilitas manusia, sekaligus mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan. TMS memang diharapkan menjadi salah satu panggung otomotif bergengsi yang setiap tahunnya selalu berupaya menjadi ajang pabrikan dunia untuk menafsirkan teknologi masa depannya.
Simak saja Toyota, Mazda, Honda, Nissan, Suzuki, atau Daihatsu, yang selain memajang mobil terbaru, mereka juga menampilkan teknologi masa depan yang disematkan pada mobil konsep. Bahkan tak lama lagi sebagian teknologi masa depan tersebut sudah bisa dinikmati. Secara umum, mobil-mobil yang dipamerkan di TMS kali ini memang didominasi teknologi yang ramah lingkungan dan sudah ‘green’, termasuk mobil listrik. Bahkan mobil konsep yang ditampilkan pun lebih realistis dan membumi.
Walau begitu, mobil listrik di TMS memang mampu mencuri perhatian pengunjung. Seperti yang disodorkan oleh Honda dengan EV-STER yang digadang-gadang sebagai calon generasi baru dari electric small sports concept. Kelebihan EV-STER bisa dimodifikasi pada besaran output motornya dan dilengkapi pengaturan pada suspensi sesuai karakter pengendaraan yang diinginkan. Sementara Toyota mengandalkan mobil listrik FT-EV III yang berbasis Toyota iQ dan akan dilepas ke pasaran tahun depan. Nissan pun tak mau kalah. Mobil konsep listrik ultracompact-nya, Nissan Pivo 3, dengan posisi pengemudi di tengah telah dibekali sistem pintar Automated Valet Parking dan bisa memberi komando lewat ponsel. Nissan juga berencana memproduksi secara massal empat mobil full listrik serta sabuah mobil Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang bekerja sama dengan Daimler. Targetnya, Nissan akan menjual 1,5 juta unit hingga tahun 2016.
Ketika pabrikan besar berlomba menampilkan mobil-mobil konsep, ternyata pabrikan sekelas karoseri seperti Kowa Tmsuk Co. Ltd. asal Fukuoda, berani tampil beda lewat produk bermerek Kobot yang bertenaga listrik. Tak tanggung-tanggung, tiga kendaraan konsep terbaru rancangannya, Kobot ν (nu), Kobot β (beta), dan Kobot II, tampil lumayan nyeleneh. Kobot ν dan Kobot β dibangun dengan platform yang serupa dan unik dengan hanya memiliki dua roda di depan dan satu di belakang. Sedangkan Kobot II merupakan kendaraan empat roda untuk dua penumpang. Selain ramah lingkungan dan hemat energi, Kobot dibuat untuk menyiasati keterbatasan lahan parkir di Jepang.
Mazda yang melegenda lewat mesin rotary-nya, kali ini lebih mengunggulkan teknologi SKYACTIV untuk efisiensi penggunaan bahan bakar dan memperbaiki kualitas emisi. Teknologi ini awalnya memang sempat diragukan sejumlah pihak. Namun SKYACTIV menjadi perbincangan pengamat otomotif dunia, bahkan di ajang TMS mampu meraih penghargaan kkhusus. Mazda pun yakin teknologi SKYACTIV akan menjadi alternatif bagi kendaraan yang tidak menggunakan hybrid dan elektrik.
Selain mobil bertenaga listrik dan hybrid, pabrikan terbesar Jepang, Toyota, juga memajang mobil konsep berbahan bakar hidrogen, Toyota FCV-R. Kabar menariknya, mobil ini rencananya akan dipasarkan secara global pada tahun 2015. Toyota juga menampilkan Prius Plug-in hybrid yang akan mulai dijual di Jepang pada awal tahun 2012 nanti.
Demikian pula dengan Mitsubishi Motors Corporation yang menampilkan PX-MiEV II Plug-in Hybrid EV. Dengan konsep EV Sport Utility Vehicle (SUV), mobil ini menawarkan tiga pilihan sistem berkendara, yaitu Eco Mode, Normal Mode, dan Power Mode. Selain PX-MiEV II, Mitsubishi juga memajang Mirage yang disebut-sebut menjadi pesaing serius Nissan March.
Selain mobil, TMS 2011 juga diikuti pabrikan sepeda motor. Namun TMS tahun ini hanya memunculkan tujuh merek motor yaitu Kawasaki, Suzuki, Yamaha, Honda, Kymco, Adiva, dan KTM. Pameran otomotif bergengsi ini harus minus pabrikan sepeda motor asal Eropa seperti BMW, Aprilia, Ducati, dan Piaggio.
Namun ada hal menarik lainnya, yaitu teknologi ban yang dibuat oleh pabrikan Jepang Bridgestone lewat ban konsep Bridgestone Non-Pneumatic. Ban ini diklaim aman dan ramah lingkungan. Ban berteknologi baru yang bisa didaur ulang hingga 100 persen ini diharapkan bisa menjadi ban konvensional di masa mendatang. Struktur unik model jari-jari yang membentang sepanjang sisi dalam mampu mendukung berat kendaraan. Kelebihan lainnya, ban ini tidak perlu untuk mengisi dengan udara secara berkala. Teknologi ini diyakini mampu mendukung tiga konservasi berupa ekologi, sumber daya alam, dan juga pengurangan emisi karbon.

Foto: Tokyo Motor Show

Potensi besar yang dimiliki oleh kelas menengah di Indonesia merupakan tantangan dan peluang untuk meningkatkan daya saingnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap perekonomian Indonesia, Yayasan Bakti BCA melalui BCA Learning Service menggelar seminar tahunan bertajuk “The Rise of the Indonesian Middle Class” yang berlangsung di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta (7/12). Seminar dibuka oleh Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur PT Bank Central Asia, Tbk. “Dalam seminar ini, kita akan mengetahui sejauhmana penguasaan informasi dan timbulnya kelas menengah di Indonesia sebagai bagian penting dari perekonomian bangsa,” ujar Jahja Setiaatmadja.
Sebagai pembicara kunci, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menekankan potensi besar yang dimiliki oleh kelas menengah di Indonesia merupakan tantangan dan peluang untuk meningkatkan daya saingnya. Apalagi, menurut Mari, Indonesia kini menduduki peringkat ke-17 dari 139 negara yang memiliki daya saing sumber daya alam dan kekayaan budaya di peringkat ke-39, Indonesia memiliki peluang dalam mengembangkan ekonominya seiring dengan tumbuhnya kelas menengah. Kementeriannya pun kini memiliki 15 subsektor industri kreatif, termasuk kuliner. “Kita telah mendapat pembelajaran berharga ketika tahun 2009 terjadi krisis global yang menurun hingga 12 persen. Saat itu tourism mancanegara di Indonesia justru naik 0,36% dan wisatawan nusantara naik 1,7 persen,” ujarnya.
Bahkan Mari menyebutkan bahwa pada Juli 2011, menjadi pencapaian tertinggi dalam hal kunjungan turis mancanegara. Demikian pula dengan potensi wisnus yang mencapai 235 juta perjalanan setiap tahunnya. Namun demikian, untuk mencapainya Mari meminta agar infrastruktur yang ada dapat segera diperbaiki, termasuk pelayanan kepada para wisatawan mulai dari bandara, di perjalanan, hotel, tujuan wisata, kuliner, hingga mereka kembali mengakhiri perjalanan wisatanya. Mari pun memberikan tantangan kepada perbankan untuk mulai melirik potensi industri kreatif.
Pada sesi sebelumnya, Cyrillus Harinowo, Komisaris BCA dan Komisaris Unilever Indonesia, memaparkan tema “Menuju Perekonomian 1 Triliun USD”. Cyrillus mengungkapkan pertumbuhan middle class di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatannya terlihat dari sejumlah indikator seperti makin banyaknya pemilik kendaraan, tingkat hunian hotel tinggi, serta penjualan di sektor properti. Bangkitnya kelas menengah di Indonesia juga menyebabkan terjadinya pergeseran permintaan produk ke arah life style. Menurutnya, IMF telah memprediksi Indonesia akan mencapai PDB 1 triliun.
Sementara pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia M. Chatib Basri menyoroti potensi demographic transition, yaitu perubahan proporsi kelompok usia penduduk yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, keseimbangan fiskal, ketersediaan tenaga kerja, inflasi, belanja kesehatan, kebutuhan perumahan, hingga populasi di kota-kota besar.
Pembicara lainnya adalah Joko Widodo, Walikota Surakarta, yang berhasil mengembangkan kota Solo dalam berbagai aspek. Jokowi, sapaan akrabnya, mampu membuat terobosan dalam setiap kebijakannya yang humanis. Seperti proses pemindahan pedagang kaki lima dari Taman Banjarsari ke Pasar Klitikan yang tanpa kekerasan dan diberikan secara gratis. Para PKL hanya dipungut Rp 2.600 per hari yang dalam jangka waktu 8,5 tahun akan mampu mengembalikan biaya relokasi yang telah dikeluarkan. Jokowi juga sukses mengembangkan pariwisata meluncurkan bus tingkat pariwisata pertama di Indonesia, “sepur kluthuk”, serta kereta kencana. Usaha mikro pun didukungnya lewat kebijakan perijinan gratis.
Sedangkan pengusaha batik Afif Syakur dan pengusaha bakmi Wahyu Saidi, memaparkan kiat sukses dalam meniti usaha. Bahkan Wahyu Saidi sempat mengungkapkan kegagalannya yang berujung tutupnya 392 gerai dan hanya menyisakan 12 gerai.
Pada sesi lain, Frans S. Sunito, Presiden Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk., menyampaikan paparan soal pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sedangkan Hendra Heryadi Widjonarko selaku Chief Operating Officer PT Mulia Industrindo Tbk., mencoba memberikan gambaran prospek industri manufaktur di Indonesia. Sementara Sandiaga S Uno pun menyampaikan tanggapannya tentang perubahan gaya hidup kelas menengah di Indonesia. Menurutnya, tantangannya adalah dengan mempertanyakan kepada diri sendiri, apakah kita akan menjadi pemain atau hanya sebagai penonton saja.

Ternyata kontraksi tak hanya dialami oleh wanita yang sedang hamil. Pasar otomotif nasional pun bulan November 2011 kembali mengalami kontraksi akibat dampak banjir yang belum juga usai di negeri Gajah Putih, Thailand. Sekitar 4% dari pasar mobil nasional merupakan produk CBU yang diimpor dari Thailand.
Sementara produsen mobil kompak Daihatsu, bulan November 2011 mencatat wholesales maupun retail sales-nya mengalami penurunan akibat proses start up produksi tipe baru All New Xenia di pabrik Daihatsu. Selama November 2011 penjualan wholesales tercatat pada angka 10.312 unit atau 15,3% dari pasar wholesales nasional. Angka ini menurun (-21,1%) dibanding penjualan Oktober 2011 sebesar 13.065 unit. Sementara penjualan ritel Daihatsu bulan November 2011 mencapai angka 11.638 unit atau 17,1% dari penjualan ritel nasional. Angka ini menurun (-12,42%) dibanding penjualan ritel Oktober 2011 sebesar 13.289 unit.
Mini MPV Xenia masih menjadi kontributor terbesar selama November 2011. Xenia juga memberikan kontribusi ritel sebesar 40,3% atau 4.685 unit. Angka tersebut hampir separuhnya disumbang All New Xenia yang diluncurkan 9 November 2011 lalu. Daihatsu Gran Max (pick up dan minibus) sebagai produk kelas low commercial menjadi kontributor terbesar kedua sebesar 33,1% atau 3.854 unit. Disusul oleh medium SUV Daihatsu Terios sebesar 19,4% atau 2.259 unit. Sementara Daihatsu Luxio menyumbang sebanyak 515 unit (4,4%) dan Sirion 325 unit (2,8%).
“Penjualan November 2011 masih didorong oleh segmen kendaraan komersial, meski segmen mobil penumpang juga ikut tumbuh,” kata Rio Sanggau, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Secara keseluruhan selama periode Januari–November 2011, penjualan wholesales mencapai angka 123.761 unit atau 15,2% dari pangsa pasar nasional. Sedangkan retail sales periode yang sama tercatat 125.853 unit atau 15,5% dari pangsa pasar ritel nasional. Pencapaian ini semakin dekat dengan target wholesales Daihatsu tahun 2011 dan semakin memantapkan posisi Daihatsu sebagai peringkat kedua penjualan mobil nasional setelah Toyota.
“Melihat perkembangan ini kami optimistis penjualan Daihatsu tahun 2011 akan melewati target sebesar 125.000 unit. Saat ini peminat All New Xenia masih perlu menunggu 2-3 bulan untuk mendapatkannya.” ujar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM.
Nah, khusus bagi peminat All New Xenia, kini dapat mengakses microsite www.xenia.co.id untuk mendapatkan informasi sekaligus mendaftar sebagai peserta test drive di cabang-cabang Daihatsu di seluruh Indonesia. Dan menjelang akhir tahun, ADM kembali merilis harga untuk jajaran produknya. Dari rilis yang diterima terompahku, ADM memperlihatkan harga untuk All New Xenia, Terios, All New Sirion, Gran Max, dan Luxio. Update harga kendaraan Daihatsu untuk semua varian ini, berlaku mulai Desember 2011, on the road Jakarta.

Daftar harga (dalam ribuan Rupiah) semua varian Daihatsu per 1 Desember 2011 (On The Road Jakarta):

Selain bisa meningkatkan peringkatnya pada TeSCA tahun berikutnya, di sisi lain hal tersebut akan memberikan kesempatan yang sama bagi kampus lain yang belum masuk 100 peringkat teratas untuk bisa menembusnya.

Meningkatnya peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia tak lepas dari kontribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK/ICT) yang sudah merambah di semua bidang. Itu pulalah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Telkom Smart Campus (TeSCA) yang sudah berlangsung sejak tahun 2008. Menurut Budi Siswanto, Group Head Enterprise Marketing PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., TeSCA merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility Telkom yang terukur, terarah berkesinambungan dalam menciptakan dan menumbuhkan komunitas pengguna TIK di lingkungan perguruan tinggi. Program tersebut juga sesuai dengan program Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dalam upaya memajukan pendidikan nasional untuk membangun Indonesia Higher Education Network (Inherent). Menurut Budi Siswanto, pihaknya tidak akan berhenti ketika telah mendapatkan perguruan tinggi yang terbaik. “Namun yang lebih penting, termasuk misi Telkom kepada bangsa, adalah bagaimana mendorong semua perguruan tinggi berlomba-lomba untuk mengimplementasikan ICT (Information and Communication Technology) yang setinggi-tingginya,” ujarnya. Ke depannya, implementasi ICT ini akan lebih bermanfaat ketika di-benchmark oleh pihak lain.

Menariknya, pada penyelenggaraan TeSCA yang keempat kalinya tahun 2011 ini, ada perubahan bentuk hasil penilaian. Tahun ini akan menggunakan penilaian yang mengadopsi sistem penilaian seperti Malcom Baldrige. Simbol-simbol dalam penilaian Tesca tersebut bisa dipakai oleh kampus-kampus untuk mengkampanyekan kampusnya kepada pihak lain dan juga masyarakat luas, termasuk para calon mahasiswa. “Jadi TeSCA tahun ini bukan saja mencari yang terbaik, tetapi juga mencari 100 kampus yang sudah memiliki tingkatan tertentu di dalam implementasi ICT,” ujar Budi Siswanto.

Nah, bagi kampus-kampus yang ingin meningkatkan implementasi ICT-nya, akan mendapatkan petunjuk yang hasilnya berupa skor atau skala yang menunjukkan tingkat kemampuan implementasi. Dari situlah akan terlihat kemampuan setiap kampus dalam upayanya meningkatkan skor implementasi ICT-nya dengan meningkatkan aspek-aspek penilaian yang harus diperbaiki. Bahkan selama satu tahun setelah dihasilkan pemeringkatan, pihak Telkom akan terus memantau program-program yang ada di kampus-kampus dan akan dipublikasikan di sejumlah media massa. Dengan begitu, peran media pun akan ikut menentukan dalam menyoroti kemajuan implementasi ICT yang telah dicapai.

Jika ada 100 kampus berperingkat tertinggi, itu artinya akan ada perkembangan implementasi ICT oleh 100 kampus yang akan diulas di media massa. Dengan begitu akan memberikan motivasi kepada setiap kampus untuk terus meningkatkan implementasi ICT-nya. Bahkan bukan tidak mungkin jika ada kampus yang turun peringkatnya karena tak menunjukkan kemampuan dalam upaya meningkatkan implementasi ICT-nya. Selain bisa meningkatkan peringkatnya pada TeSCA tahun berikutnya, di sisi lain hal tersebut akan memberikan kesempatan yang sama bagi kampus lain yang belum masuk 100 peringkat teratas TeSCA untuk bisa menembusnya.

Budi Siswanto pun menekankan bahwa ada beberapa hal penting yang harus dirasakan manfaat dari penyelenggaraan TeSCA. Mulai dari sejauh mana manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat terkait dengan implementasi ICT yang telah dilakukan oleh kampus tersebut. Itu artinya bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan informasi tentang keilmuan di kampus tersebut atau informasi apa saja untuk menjadi mahasiswa di kampus tersebut. Bahkan bagi mahasiswanya sendiri harus bisa merasakan manfaat lewat berbagai pelayanan kampus tersebut, termasuk soal administrasi, registrasi, dan semua kegiatan akademiknya. Demikian pula dengan manfaat yang harus dirasakan oleh semua pihak selaku pemangku kepentingan di kampus tersebut untuk sistem keuangan, sistem logistik, sistem akademik, dan sistem lain yang dimilikinya.

Telkom sendiri tetap berkomitmen untuk mendorong setiap kampus untuk terus meningkatkan implementasi ICT-nya lebih tinggi lagi. Selain itu, logo ICT TeSCA bisa dijadikan identifikasi bahwa kampus tersebut masuk dalam kategori berperingkat terbaik. Bahkan logo tersebut berhak digunakan oleh kampus yang bersangkutan dalam setiap aktivitasnya, termasuk dalam brosur mereka.

Dengan perubahan penyelenggaraan TeSCA yang menggunakan sistem pemeringkatan, maka setiap proses peningkatan implementasi yang dilakukan oleh setiap kampus bisa dimonitor lebih baik lagi. Bahkan dengan mengikuti TeSCA, setiap kampus akan merasakan banyak keuntungan, termasuk peningkatan citra kampusnya di mata masyarakat luas. “Menariknya lagi, kisah upaya apa saja yang mereka lakukan dalam meningkatkan implementasi ICT akan di-publish di media. Itu akan menjadi nilai tambah buat mereka,” ujar Budi Siswanto.

“Bisa saja sebuah kampus memang memiliki dana terbatas, tapi jika memiliki kreativitas dengan effort yang tinggi, itu bisa menambah poin penilaian tersendiri. Dan itu akan menjadi benchmark bagi perguruan tinggi yang lain,” kata Budi Siswanto menambahkan. Apalagi Telkom juga ikut mengembangkan cloud computing yang akan menambahkan manfaat dan keuntungan dari implementasi ICT, sekaligus sebagai realisasi implementasi dan rangkaian program Indigo 2011 dari Telkom.

PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya mendeklarasikan penggunaan teknologi injeksi (PGM-FI) pada semua produk sepeda motornya secara bertahap hingga akhir tahun 2013. Ya, persoalan lingkungan yang terjadi belakangan ini semakin nyata di depan mata. Pemanasan global, polusi udara, dan makin langkanya bahan bakar fosil telah memberikan inspirasi dan semangat bagi AHM untuk ikut melestarikan lingkungan demi terciptanya Indonesia yang lebih baik.

AHM pun telah menawarkan teknologi PGM-FI dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Sebagai catatan, teknologi ramah lingkungan PGM-FI pertama kali digunakan pada tahun 1981 yang disematkan pada motor besar Honda CX500 Turbo. Teknologi ini pun dikembangkan dan mulai digunakan pada sepeda motor commuter pertama kali pada tahun 2003. Di Indonesia sendiri, PGM-FI merupakan pelopor teknologi injeksi di industri kendaraan roda dua yang diperkenalkan pertama kali lewat Honda Supra X 125 PGM-FI pada tahun 2005.

PGM-FI adalah sistem suplai bahan bakar dengan teknologi kontrol elektronik yang mampu memasok bahan bakar dan oksigen secara optimum sesuai dengan kebutuhan mesin di setiap keadaan. Teknologi ini memberikan banyak manfaat, seperti emisi yang bersih. Perpaduan sensor cerdas dan catalytic converter mampu menekan emisi gas buang. Untuk membuat produknya lebih ramah lingkungan, AHM mendeklarasikannya jauh sebelum ketentuan emisi gas buang EURO 3 diberlakukan. Selain itu, konsumsi BBM bisa lebih hemat hingga 17% karena keakuratan teknologi PGM-FI dalam mengendalikan komposisi pasokan bahan bakar dan oksigen yang menghasilkan pembakaran lebih efisien.

Mesin juga lebih powerfull. Pengaturan kinerja mesin telah terprogram pada setiap putaran mesin, sekaligus memberikan efek akselerasi lebih responsif pada motor yang menggunakan teknologi PGM-FI. Perawatan juga jauh lebih mudah karena terdapat sistem kendali elektronik yang didukung oleh MIL (malfunction indicator lamp) serta kemudahan menghidupkan mesin dalam segala kondisi suhu udara.

Hingga kini AHM telah memiliki lima model sepeda motor yang sudah menggunakan teknologi PGM-FI, yaitu Honda CBR250R, Honda CBR150R, Honda PCX, Honda Revo AT, dan Honda Supra X 125 PGM-FI. “Agar dapat terus memberikan produk yang rendah emisi, hemat bahan bakar, dan lebih powerful, hari ini kami mengumumkan akan mengimplementasikan teknologi injeksi atau PGM-Fi system di semua line up produk Honda hingga akhir 2013,” ujar Yusuke Hori, President Director AHM, di Jakarta (23/11/11).

Sebagai awal deklarasi Honda PGM-FI, AHM langsung memperkenalkan dua model barunya yaitu Honda Spacy Helm in PGM-FI dan Honda Supra X 125 Helm in PGM-FI. “Kami ingin menggabungkan beragam manfaat teknologi Honda PGM-FI dengan manfaat utama yang ada pada dua model motor kami ini yaitu fitur helm in. Dengan demikian, kami harapkan konsumen bisa merasakan dua manfaat langsung yaitu dari fitur helm in dan beragam manfaat teknologi terbaru PGM-FI Honda,” kata Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM.

Honda Spacy Helm in PGM-FI dipasarkan dalam lima pilihan warna yaitu Emperor Black, Imperial White, Royal Blue, Majestic Red, dan Legacy Green dengan harga Rp 12.800.000. Sedangkan Honda Supra X 125 Helm in PGM-FI dilepas dengan harga Rp 15.850.000 dalam tiga pilihan warna yaitu Superior Red, Imperial Violet, dan Emperor Blue. Selisih harga OTR Jakarta untuk kedua model PGM-FI baru ini dengan versi karburator hanya sebesar Rp 250.000. Untuk mendukung deklarasi Honda PGM-FI ini, AHM telah menyiapkan semua jaringannya untuk mengedukasi dan melayani konsumen pemilik sepeda motor Honda agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen.


Belakangan ini, sejumlah layanan instant messenger juga sudah mulai menyediakan layanan video conference, Voice Over IP (VoIP), dan web conferencing.

Mungkin tak banyak yang mengetahui ihwal aplikasi messenger yang kini kehadirannya semakin marak. Dimulai pada tahun 1970 ketika aplikasi instant messenger muncul dalam sistem operasi multi-user seperti UNIX. Dengan tujuan awal memudahkan komunikasi antarpengguna yang sama, terus mengalami perkembangan dalam jaringan lokal hingga jaringan internet. Sebagian pengguna memanfaatkan peer to peer protokol dan ada juga yang menggunakannya sebagai penghubung ke sebuah server.

Pada medio 1980-an, muncul pesan online yang saat itu dikenal dengan on-line messages (OLM) sebagai layanan online dari Quantum Link bagi pengguna komputer Commodore 64 berupa layanan pesan antarpenggunanya. Aplikasi yang mirip juga ditawarkan oleh Amerika Online lewat AOL Instant Messages yang populer dengan sebutan AIM. Sejak saat itu, perkembangan instant messenger tumbuh pesat dengan munculnya aplikasi serupa dari Yahoo, MSN, Excite, Ubique, IBM, Skype, BlackBerry, dan lainnya dengan protokol kepemilikan dan client yang dimiliki sendiri.
Sebuah aplikasi open-source dan protokol open standards-based, Jabber, telah diluncurkan pada tahun 2000. Sebagai gateway untuk protokol IM lainnya, Jabber mampu mengurangi kebutuhan berbagai client. Terbukti modern multi-protocol clients seperti Gaim, Trillian, Adium dan Miranda dapat menggunakan multiprotokol IM tanpa server gateway. Belakangan ini, sejumlah layanan instant messenger juga sudah mulai menyediakan layanan video conference, Voice Over IP (VoIP), dan web conferencing. Biayanya pun semakin murah, bahkan dengan tambahan layanan gratis yang melimpah. Penggunaan SMS (short message service) pun semakin tergerus. Tak heran jika terjadi perang bonus sms antarprovider.
_____________
Migg
Pendiri Migg, Steven Goh dan Mei Lin Ng, mengawali konsepnya saat mereka duduk dengan secarik kertas kosong dengan keinginan memberikan solusi bagi siapa pun untuk mengirimkan pesan sebanyak-banyaknya, termasuk biaya semurah-murahnya. Mig33 resmi dirilis pada Desember 2005. Berjuta pengguna ponsel di ratusan negara seolah telah menguasai dunia yang memanfaatkan kekuatan dan keunggulan internet.
Lewat aplikasi internet populernya, mig33 dapat diakses di semua ponsel. Penggunanya mendapat keuntungan lewat telepon VoIP yang murah, SMS, dan IM, serta layanan mobile chat rooms, profil, hingga bertukar foto hanya lewat ponsel. Aplikasi mig33 dapat diunduh di wap.mig33.com.
__________
mIRC
mIRC diciptakan tahun 1995 oleh Khaled Mardam-Bey sebagai sarana chatting. mIRC memiliki pengguna terbanyak dalam kategori chatting dan diunduh sebanyak 9,129,578 kali (CNET, Oktober 2007). Bahkan mIRC masuk dalam daftar Nielsen-Net sebagai “10 terbaik applikasi internet” (2003). mIRC unggul karena pengguna bisa mengatur cara bekerja mIRC sebebasnya dengan ribuan channel yang tersedia. Sayangnya mIRC yang dapat diunduh di http://www.mirc.com/, hanya melayani chatting dengan teks, tak seperti media audio visual di Yahoo Messenger atau MSN.
___________________
Yahoo Messenger
Salah satu messenger populer adalah Yahoo! Messenger milik Yahoo! Kerap disingkat YM, menjadi messenger gratis dan dapat diunduh serta diakses dengan akun Yahoo! yang biasa digunakan untuk layanan Yahoo! seperti Yahoo! Mail. Penggunaan ID Yahoo! otomatis memberitahu pengguna ketika mendapat e-mail baru.
Sejak kerjasama Yahoo! dengan Microsoft pada Juli 2006, YM semakin populer dan unggul berkat pesan teks real-time antarakun Yahoo! atau Windows Live™ Messenger, berbagi foto atau lewat Flickr, panggilan suara, SMS, webcam, konferensi, ber-YM ria dengan rekan di jaringan Windows Live™ Messenger, Reuters Messaging, dan Lotus Sametime, serta kirim file hingga 2 gigabita.
__________________
GTalk
Messenger berbasis web milik Google ini unggul dalam komunikasi pesan instan dan VoIP. Google Talk (GTalk) dirilis 24 Agustus 2005 yang disediakan gratis dan dapat diunduh serta diakses lewat Google bagi siapa saja yang telah memiliki akun Google.
Awalnya layanan hanya tersedia untuk sistem operasi Windows. Kini GTalk tersedia juga untuk BlackBerry, iPhone, dan T-Mobile G1, dan terus berkembang ke seluruh pengguna gadget yang didukung oleh Adobe Flash Player. Sejak November 2007, GTalk berturut-turut mengeluarkan layanan percakapan (chatting) kelompok, chatting AOL Instant Messenger, Chatback, hingga video chat serta Skype.
_____________
Skype
Skype dibangun oleh dua ahli teknologi informasi asal Luksemburg, Niklas Zennstrom and Janus Friis. Setelah dibeli Microsoft, Skype kini memiliki lebih dari 600 juta penggunanya di seluruh dunia yang menggunakan Skype sebagai alat komunikasi secara gratis.
Kelebihan Skype yang berdiri sejak 2003 ini, di antaranya seperti kualitas gambar dan suara, kecepatan koneksi, dan tentu saja biaya yang jauh lebih murah. Fitur rekamannya juga bisa dibuka kembali. Bahkan bisa juga terhubung dengan orang yang tidak memiliki komputer atau akun Skype dengan menghubungi nomor telepon rumah atau ponsel di seluruh dunia dengan tarif lokal.
_____________
BlackBerry Messenger
Dengan memiliki server sendiri di Kanada, layanan messenger dari Research In Motion (RIM) mampu menyihir pengguna ponsel pintar. Sering terdengar transaksi saling tukar PIN BlackBerry agar bisa berkomunikasi lebih murah lewat BlackBerry Messenger (BBM) berupa pesan, gambar, dan video antarpengguna BlackBerry, termasuk membuat grup BBM. BBM berjalan di jaringan operator, dengan server yang berdiri sendiri dan mengandalkan kecepatan pengiriman data BBM. Layanan jasa dibebankan kepada operator, dan pelanggan pun harus membayarnya.

BlackBerry juga unggul pada layanan email dan push email-nya, bahkan ketika menerima format file pdf atau foto dan video, termasuk chatting. Sayangnya layanan terbatas hanya antarpengguna BlackBerry.
__________________
WhatsApp
Selama ini layanan messenger memang kerap digunakan sebagai pilihan untuk berkomunikasi dengan biaya yang jauh lebih murah, bahkan gratis! YM yang populer, masih memiliki keterbatasan karena keharusan memiliki akun Yahoo! Demikian pula dengan BlackBerry Mesenger (BBM) yang “diskriminatif” karena hanya bisa terhubung ke sesama pengguna BlackBerry setelah mendaftarkan PIN ke dalam daftar kontaknya.

Perang messenger pun kembali sengit ketika muncul layanan WhatsApp yang seolah menjawab keterbatasan lintas platform dalam berbagai layanan messenger. Bahkan WhatsApp yang menghilangkan sekat seperti PIN atau user ID, digadang-gadang akan menjadi “pembunuh” BBM.
Selain dapat diunduh untuk iPhone, Blackberry, Symbian (Nokia), ataupun Android, WhatsApp memberikan keleluasaan “berkomunikasi” dengan pengguna iPhone, Nokia, atau Android meski memakai Blackberry. WhatsApp dapat melakukan komunikasi lintas platform karena tetap menggunakan server yang sama. Asyiknya lagi, pengguna hanya disyaratkan menggunakan satu nomor ponsel sebagai identitas. Namun, kabar miringnya, WhatsApp tetap berbayar walau masih termasuh lebih murah. Jadi perlu hati-hati, karena tanpa sadar WhatsApp bisa menyedot pulsa, terutama ketika tak memilih paket unlimited data.

Sistem modularnya sangat memudahkan untuk mengatur tata letak sesuai kebutuhan.

Untuk mendesain tata letak ruang kerja kantor modern perlu juga memperhatikan struktur organisasi perusahaan. Hal itu bermanfaat sebagai bahan analisa untuk menentukan hubungan antarruang yang bisa ditata lebih efektif dan efisien. Cobalah mulai dengan menentukan kebutuhan ruang masing-masing departemen atau divisi. Ruang produksi, keuangan, dan HRD, tentu saja membutuhkan ruang yang lebih confidential. Sementara ruang untuk bagian umum memerlukan ruang lebih luas untuk aktivitasnya. Selain itu, perlu juga diperhatikan dimensi ruang untuk sirkulasi, sehingga diperoleh skala prioritas yang disesuaikan dengan luas ruang yang tersedia.
Nah, salah satu solusi penataan ruang kerja modern adalah dengan menggunakan produk Flexo Lite dari Datascrip. Flexo Lite dengan sistem modular sangat sesuai untuk perkantoran modern yang senantiasa berkembang dinamis sesuai dengan kemajuan perusahaan. Bahkan konfigurasi yang dimiliki Flexo Lite bisa dikatakan hampir seluas imajinasi dan ekspektasi siapa pun.
Flexo Lite menggunakan sistem knock down, sekaligus memberikan nilai tambah, lebih stylish, efisien, dan sudah dilengkapi dengan beberapa aksesoris yang dibutuhkan. Rancangannya yang unik dibuat dalam bentuk panel dengan ketebalan 28 mm, membuatnya cocok untuk lingkungan kerja modern.
Sistem modularnya sangat memudahkan untuk mengatur tata letak sesuai kebutuhan. Ruang kantor yang tadinya terkesan biasa-biasa saja, kini menjelma menjadi sebuah lingkungan kerja yang produktif. Tidak seperti panel meja tradisional, Flexo Lite memiliki fleksibilitas yang lebih baik untuk beradaptasi dengan ruang apa pun. Dan hanya bagian langit-langitlah yang menjadi batas Flexo Lite.
Dengan menggunakan berbagai material berkualitas dan finishing panel dengan powder coated, dapat dipilih bahan dan finishing yang sesuai dan tentu saja akan merefleksikan citra perusahaan yang lebih baik. Menggunakan bahan sheet metal antikarat dan struktur “sarang tawon” (honeycomb), sambungan antarpanel pada substrukturnya juga lebih kokoh dan solid, sehingga tingkat kepresisiannya lebih terjamin.
Rasa jenuh memang bisa mengganggu suasana kerja di meja old style Anda. Temukan tampilan baru kantor modern dengan produk Flexo Lite yang telah membuktikan bahwa lingkungan kerja yang terencana dengan baik akan memberikan kontribusi besar untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Flexo Lite merupakan sistem tata ruang kantor yang dapat memberikan solusi optimal untuk ritme kerja modern dan tentu saja akan membuat kehidupan kantor menjadi jauh lebih mudah. Dengan built-in cable management, merupakan solusi untuk menciptakan ruangan yang rapi dan fungsional. Flexo Lite juga cepat dalam instalasi dan sangat fleksibel. Ya, Flexo Lite memiliki fitur unik berupa cable post sebagai konektor untuk panel dan manajemen kabel vertikal. Ini tersedia untuk berbagai jenis sambungan antara panel Y dan panel X.
Menariknya lagi, kaki panel yang berbentuk kerucut terlihat ramping dan terbuat dari bahan metal dengan finishing menggunakan powder coated untuk hasil sempurna. Lingkungan kerja pun secara visual dan suasananya akan tampil lebih baik. Model kaki berkerucut ini mampu mendapatkan respon yang sangat baik dan menjadi desain pilihan kantor modern di Indonesia. Sebagai furnitur sistem modular, ketinggian panel Flexo Lite sangat fleksibel. Sehingga Flexo Lite dapat digunakan kembali dalam kombinasi dari berbagai desain. Lebar panel dan variasi ketinggiannya sesuai untuk setiap kebutuhan kantor modern.
Dengan berbagai kelebihannya, Flexo Lite mampu menciptakan lingkungan kantor modern dengan biaya minimal. Apalagi ditunjang berbagai pilihan dan aksesoris, Flexo Lite semakin diyakini sebagai pilihan terbaik untuk lingkungan kerja modern. Dan yang terpenting PT Datascrip telah memberikan komitmen penuh untuk memberikan solusi kebutuhan kantor modern mulai dari konsultasi desain, instalasi, hingga layanan purna jualnya.

Tak hanya kuat, tapi kursi juga harus nyaman.

Sudah menjadi kelaziman jika dalam sebuah gedung atau bangunan yang kerap digunakan untuk aktivitas publik, memiliki ruangan yang mampu mengakomodir berbagai bentuk aktivitas seperti pertemuan, atau acara lain yang sesuai dengan kebutuhan yang diselenggarakan pada waktu-waktu tertentu pula. Setiap acara memiliki format dan tema yang berbeda. Dengan perbedaan itu, diperlukan sarana pendukung yang memiliki kapabilitas yang tinggi sesuai dengan kebutuhan dan tentu saja memberikan nilai lebih dalam hal aspek ekonomi dan kenyamanan.
Ya, ruangan tersebut tentunya harus bersifat fleksibel untuk memudahkan pengaturan saat digunakan. Dengan begitu, diperlukan perlengkapan pendukung yang memberikan kemudahan saat penataan ruangan, termasuk ketika harus disimpan. Dengan kemudahan mobilitasnya, tentu akan menjadi pilihan dan dapat diandalkan. Salah satu alat atau sarana yang dapat mendukung fleksibilitas itu adalah kursi. Namun kini kursi dengan bentuk yang kaku sudah lama ditinggalkan penggunanya. Harus diakui pula, kursi memegang peranan penting dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Apalagi jika kursi tersebut memiliki kemampuan serba guna dan memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Kenyamanan menjadi salah satu faktor yang tak bisa ditawar lagi.
Kursi Lavaro 500 yang merupakan produk dari Datascrip bisa menjadi pilihan jika menginginkan kenyamanan dan desain yang modern. Lavaro 500 memiliki fitur unggulan berupa sandaran semi-tilting. Sandaran kursi Lavaro 500 memang didesain untuk mampu digoyangkan miring ke belakang. Desain dengan fitur sandaran sem-tilting ini didasari kebutuhan penggunanya yang kerap menyandarkan punggungnya agak ke belakang untuk melepaskan penat dan melemaskan otot-otot punggung di sela aktivitasnya. Pengguna pun akan merasa semakin nyaman karena punggung mereka bisa lebih leluasa bergerak pada saat melakukan aktivitas duduk.
Perhatikan desainnya yang mengedepankan model shell yang terbuat dari bahan plastik berkualitas yang kuat dan tahan lama. Kursi Lavaro 500 juga cukup mudah dibersihkan, termasuk ketika harus disimpan di tempat penyimpanan sementara. Selain itu, kursi Lavaro 500 dibuat dengan menggunakan rangka kaki berbahan baja. Jadi tak hanya membuat kursi ini kuat dari segi konstruksinya, tetapi juga dengan kemampuannya untuk mendukung aktivitas para pengguna.
Lavaro 500 pun tak lagi membuat aktivitas duduk sebagai sebuah rutinitas yang membosankan. Duduk kini menjadi semakin menyenangkan. Di mana pun berada, di hotel, rumah sakit, gedung pendidikan, atau bangunan publik lainnya, memang membutuhkan kursi yang fleksibel. Tak hanya kuat, tapi kursi juga harus nyaman. Kekuatannya tentu saja akan membuat biaya yang dikeluarkan semakin ekonomis. Sedangkan aspek kenyamanan akan membuat kursi memiliki nilai tambah yang diyakini mampu memberikan kontribusi positif bagi penggunanya.

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.